Gaet Wisatawan, Polantas Wanita di Lebanon Berpakaian Seksi
Pemerintah di Lebanon menerjunkan anggota Polantas atau polisi lalu lintas wanita yang berpakaian seksi.
TRIBUNJATENG.COM - Lebanon punya cara yang menuai kontroversi untuk membangun citra pariwisata mereka. Caranya dengan menerjunkan anggota Polantas atau polisi lalu lintas wanita yang berpakaian seksi.
Mereka merupakan wanita-wanita muda, berpenampilan menarik dengan mengenakan baret merah, celana pendek ketat dan kaus bertuliskan 'Polisi'.
Para Polantas Wanita ini ditugaskan di Kota Broummana sebagai bagian dari rencana wali kota setempat untuk menarik perhatian turis dan membangun citra dunia pariwisata dan keamanan negeri.
"99 persen turis dari Mediteranian memang mengenakan pakaian mini," ungkap Wali Kota Broummana Pierre Achkar sebagaimana dilansir RT.
Ia ingin Polantas ini bisa menjaring perhatian lebih banyak turis untuk melihat kota dan negaranya dalam perspektif berbeda.
"Kami di Lebanon ingin mengubah kesan negatif di mata warga barat," tambahnya.
Namun tak semuanya setuju dengan kebijakan wali kota. Tak sedikit warga yang mengritiknya lewat media sosial dan mengatakan bahwa ini merupakan cara yang salah untuk menarik perhatian turis. Ini juga dianggap merendahkan martabat perempuan.
Akan tetapi, seorang anggota polisi lalu lintas yang direkrut mengatakan bahwa dirinya sangat menyukai pekerjaan tersebut.
"Kami secara sukarela melaksanakan pekerjaan ini, dan kami telah diterima di tengah-tengah para turis dengan antusias dan kami berharap agar mereka bisa kembali lagi mengunjungi Lebanon setiap kali memasuki masa liburan musim panas," jelas Samata Saad, Polantas Wanita yang direkrut untuk melaksanakan pekerjaan tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/polisi-lalu-lintas-di-kota-broummana-lebanon_20180628_153226.jpg)