Piala Dunia 2018
Joachim Low: Jerman Pantas Tersingkir dari Piala Dunia 2018
Kazan Arena menjadi saksi pertandingan terakhir Jerman di Piala Dunia 2018. Jerman gagal meraih kemenangan atas Korea Selatan.
TRIBUNJATENG.COM - Kazan Arena menjadi saksi pertandingan terakhir Jerman di Piala Dunia 2018. Jerman gagal meraih kemenangan atas Korea Selatan.
Pelatih Joachim Löw melakukan lima perubahan dari formasi awal saat melawan Swedia.
Mats Hummels yang kembali dari cidera dan Niklas Süle yang memulai debutnya akan menjadi sorotan kali ini. Begitu juga Leon Goretzka yang mengisi posisi Thomas Müller.
Wasit pertandingan adalah Mark Geiger dari Amerika Serikat.
Kartu kuning pertama dikantongi pemain Korsel Woo-Young Jung di menit ke 8 atas foulnya terhadap Jonas Hector.
Menurut kantor berita AP, jumlah fans Jerman di stadion jauh lebih banyak dari para suporter Korea Selatan.
Pada menit ke-15, persentasi penguasaan bola didominasi oleh Jerman dengan 72 % dan Korea Selatan 28 %.
Pada menit ke-18, kiper Manuel Neuer gagal menangkap bola berbahaya dari Jung. Bola kembali terlepas dari pegangannya. Tapi pada kesempatan kedua, Neuer berhasil menepisnya.
Jerman mendominasi awal pertandingan
Walau mendominasi jalannya pertandingan, Jerman masih belum bisa menembus baris pertahanan Korsel.
Menit ke-23, kembali kartu kuning bagi Korea Selatan. Kali ini untuk Jae-Sung Lee yang telah berulangkali melakukan pelanggaran.
Tiba-tiba, Korsel yang terus berhasil menembuh wilayah kotak penalti Jerman. Serangan demi serangan mereka ciptakan. Termasuk peluang besar bagi pemain Tottenham Hotspur Heung-Min Son.
Jerman harus menang setidaknya 2-0 agar bisa melaju ke babak perdelapan final Piala Dunia 2018 dengan kekuatan sendiri.
Korea Selatan bermain sangat defensif, tapi lebih banyak memiliki peluang untuk mencetak gol dibanding Jerman.
Hingga turun minum, Jerman masih gagal mencetak gol. Skor 0-0.
Babak kedua dimulai dengan peluang emas bagi Leon Goretzka. Tapi kiper Korsel Hyun-Woo Cho berhasil menyelamatkan gawangnya.
Menit ke-48, kartu kuning untuk Seon-Min Moon dari Korea Selatan yang menjatuhkan Toni Kroos.
Sementara itu, pada pertandingan paralel, Swedia unggul 1-0 atas Meksiko. Ini berarti, Jerman berada di peringkat ketiga dan tidak lolos ke babak perdelapanfinal.
Di siaran televisi Jerman ZDF, tampak pemain Jerman Mario Gomez dan Thomas Müller mencari informasi skor Meksiko-Swedia dari wartawan.
Menit ke-58, Sami Khedira keluar digantikan oleh pemain penyerang Mario Gomez. Sepertinya Löw, ingin mempertajam serangan ke depan.
Swedia mencetak gol keduanya atas Meksiko, lewat tendangan penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Granqvist. 2-0.
Thomas Müller masuk di menit ke-62 menggantikan Leon Goretzka yang tidak tampil meyakinkan.
Kartu kuning untuk Heung-Min Son di menit 65 karena dianggap diving di kotak penalti.
Setelah itu, Korsel tampak semakin kuat. Mereka terus menggempur baris pertahanan Jerman.
3-0 untuk Swedia lewat gol bunuh diri Edson Alvarez di menit 74. Dalam konstelasi ini, Jerman hanya butuh satu gol untuk bisa melewati Meksiko.
Menit ke-77 Julian Brandt masuk menggantikan Jonas Hector.
Berusaha selamatkan diri di waktu yang tersisa
Sundulan Hummels di menit ke-86 ke arah gawang hanya melambung di atas mistar.
Menit ke-90. Enam menit waktu tambahan ditunjukkan oleh wasit keempat.
90+2' gol dicetak oleh Young-Gwon Kim yang kemudian dinyatakan offside oleh wasit garis. Tapi wasit memutuskan untuk memanfaatkan VAR.
Gol dinyatakan bukan offside. 1-0 bagi Korea Selatan.
90+6' gol kedua dicetak oleh Korea lewat Heung-Min Son. Gawang kosong karena Manuel Neuer maju ke depan untuk membantu serangan.
Dua menit lagi dan Jerman harus mengucapkan selamat tinggal kepada Piala Dunia 2018 di Rusia.
Pertandingan berakhir. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, Jerman gagal melaju ke babak perdelapanfinal. Dari Grup F, Swedia dan Meksiko lolos. Jerman hanya berada di peringkat terakhir Grup F.
Kalah dari Korsel, Löw Mengakui: "Kami Pantas Tersingkir!"
Kamis, 28 Juni 2018 04:58 WIB
Löw:: "Kami Pantas Tersingkir!"
Nasib die Mannschaft menjadi kejutan terbesar pertama pada Piala Dunia kali ini. Sejak hampir dua dekade terakhir Piala Dunia dinaungi oleh kutukan jawara, di mana tiga dari empat juara dunia terakhir tersungkur pada babak penyisihan grup. Nasib serupa kini dialami Jerman yang harus angkat kaki lebih dini dari putaran final di Rusia.
Berlaga melawan tim nasional Korea Selatan yang sebelumnya membukukan dua kekalahan beruntun dari Swedia dan Meksiko, Jerman sebenarnya hanya membutuhkan kemenangan satu gol untuk lolos dari babak penyisihan grup. Namun apa daya tim asuhan Joachim Löw menyerah dengan kalah 0:2 dari Korea Selatan.
Komentar Löw
Padahal sejak menit pertama Jerman sudah berusaha mendominasi jalannya pertandingan dengan menguasai bola dan mengepung pertahanan Korsel. Namun serupa seperti pertandingan perdana, penguasaan bola oleh Özil dkk. gagal membuahkan gol.
Jika dilihat dari segi teknis, kata pelatih Joachim Löw, "Kami pantas tersingkir," ujarnya saat diwawancara televisi Jerman ARD.
"Taktiknya sudah jelas dan kami sudah banyak membahasnya," kata sang pelatih lagi. "Tapi kami tidak menjalankannya dengan baik."
Malam yang pahit
Tak pelak nasib tragis Jerman menjadi pukulan buat para pemain. "Malam yang sangat, sangat pahit buat kami," kata Mats Hummels. "Sampai detik terakhir kami masih yakin dan berusaha mengubah situasinya. Tapi kami gagal mencetak gol. Kami punya banyak peluang. Tapi hasil ini seperti mematahkan leher kami."
"Kami harus mencerna hasil ini dulu," kata Löw soal ditanya apa rencananya pasca Piala Dunia: "Kami butuh waktu berjam-jam untuk melihat kesemuanya dengan jelas. Ada rasa kekecewaan mendalam di dalam diriku. Saya masih tak dapat membayangkan bisa kalah dari Korsel," tambahnya ketika diwawancara televisi ZDF.
Sang pelatih Tim Panzer ini mengaku akan membahas segalanya pada keesokan hari. Manajer timnas Oliver Bierhoff menepis dugaan Löw akan mengundurkan diri. "Saya beranggapan Jogi akan bertahan," ujarnya.
Sebaliknya Korea Selatan yang mencetak dua gol lewat Kim Young Gwon di menit 93" dan Hyung Min Son 96" tidak hanya menyingkirkan Jerman, tetapi juga menempatkan die Mannschaft di urutan paling bawah klasemen grup F. Dengan hasil ini skuad asuhan Shin Tae-yong bisa pulang dengan kepala tegak.
(ard/zdf/dpa/berbagai sumber)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ekspresi-lesu-marco-reus-kanan_20180627_231822.jpg)