Proyek Alami Keterlambatan, Pelaksana Revitalisasi Kota Lama Semarang Tambah Pekerja

Proses revitalisasi Kawasan Kota Lama Semarang saat ini mengalami keterlambatan dari target.

Proyek Alami Keterlambatan, Pelaksana Revitalisasi Kota Lama Semarang Tambah Pekerja
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Proses pembangunan polder di bundaran Bubakan yang menjadi bagian dari revitalisasi Kota Lama Semarang masih berjalan, Rabu (27/6/2018). Pembangunan Polder ini bertujuan untuk menampung air banjir dan rob. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Proses revitalisasi Kawasan Kota Lama Semarang saat ini mengalami keterlambatan dari target.

Pelaksana proyek saat ini melakukan percepatan agar revitalisasi kawasan yang digadang menjadi warisan budaya dunia (world heritage) itu cepat selesai.

Satker Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dwiatma Singgih Raharja mengatakan, progres pembangunan revitalisasi Kota Lama baru mencapai 16,36 persen dari target seharusnya 17,13 persen.

"Ada deviasi sedikit progres pembangunannya. Minus 0,77 persen. Usai Lebaran ini kita langsung kebut lagi," kata Singgih kepada Tribun Jateng, Kamis (28/6/2018).

Menurutnya, keterlambatan tersebut dikarenakan adanya kendala saat dilakukan penggalian untuk pembuatan saluran, selalu keluar air dengan permukaan air tanah yang tinggi.

Sehingga pada saat penggalian saluran, pekerja harus menguras terlebih dahulu air tersebut menggunakan pompa. Setelah kering, baru bisa dipasang U-Ditch untuk sistem ducting.

Agar pekerjaan berjalan cepat, proses revitalisasi yang berupa penataan utilitas (ducting), saluran drainase dan pemasangan paving jalan itu sekarang dikerjakan secara paralel. Selain mengerjakan jalan Letjen Suprapto, beberapa ruas jalan lain yaitu Jalan Sendowo dan Kepodang juga dikerjakan secara bersamaan.

"Ruas Jalan Letjen Suprapto masih proses, juga ruas jalan lainnya juga proses. Dikerjakan paralel biar cepat," jelasnya.

Selain itu, percepatan yang dilakukan juga berkaitan dengan jumlah pekerja.

Halaman
123
Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved