Nilai Tukar Rupiah

Rupiah makin Melemah, Apakah Pemerintah akan Menambah Utang Lagi?

Level ini tercatat sejak pukul 11.40 WIB atau 0.40 AM Eastern Daylight Time (EDT).

Rupiah makin Melemah, Apakah Pemerintah akan Menambah Utang Lagi?
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo 

TRIBUNJATENG.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan Jumat (29/6/2018) siang berada pada level Rp 14.360. Level ini tercatat sejak pukul 11.40 WIB atau 0.40 AM Eastern Daylight Time (EDT).

Berdasarkan rupiah foreign exchange spot rate yang tertera pada laman cnbc.com, nampak rupiah melemah 25 poin atau minus 0,1738 persen. Rupiah diperdagangkan hari ini di kisaran Rp 14.355 hingga Rp 14.410 per dollar AS.

Penguatan dollar AS menjadi salah satu efek terhadap pelemahan rupiah beberapa hari belakangan. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh rupiah, melainkan juga oleh hampir semua mata uang negara maju maupun berkembang.

Menanggapi tren pelemahan rupiah, Bank Indonesia akan menyampaikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo sebelumnya beberapa kali menyampaikan membuka peluang menaikkan suku bunga acuan dalam rangka stabilisasi nilai tukar rupiah.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional ( KEIN) Arif Budimanta mengatakan, pasar melihat adanya pelemahan data fundamental Indonesia, meskipun terjadi perbaikan peringkat kredit pemerintah.

"Rasio utang terhadap PDB, meski masih di bawah batas sesuai UU, jika melihat defisit neraca perdagangan yang cenderung membesar dikhawatirkan memaksa pemerintah menambah utang lebih banyak lagi," ujar Arif dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/6/2018).

Jika terus seperti ini, cadangan devisa dikhawatirkan juga akan terus tergerus lantaran kondisi eksternal, yaitu perang dagang antara AS dan China akan berpengaruh besar terhadap Indonesia. (kompas.com)

Editor: iswidodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved