Korupsi e KTP

Sehari Setelah Coblosan, Ganjar Diperiksa KPK

Ganjar datang dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk diperiksa terkait kasus dugaan korupsi e-KTP, Kamis (28/6/2018).

Sehari Setelah Coblosan, Ganjar Diperiksa KPK
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ganjar Pranowo saat memberikan keterangan saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus korupsi pengadaan KTP elektronik dengan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/2/2018). 

TRIBUNJATENG.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memenuhi panggilan KPK, Kamis (28/6/2018). Ganjar datang dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk diperiksa terkait kasus dugaan korupsi e-KTP.

Ganjar memastikan, kedatangannya, memenuhi janjinya kepada lembaga antirasuah tersebut.

“Saya menepati janji. Karena saat ada pemanggilan, saya meminta ditunda maka persis sehari setelah pencoblosan, hari ini saya datang menghadiri undangan dari KPK terkait dengan kesaksian untuk Irvanto sama Pak Oka,” kata Ganjar di Gedung KPK.

Ganjar mengaku sama sekali tidak kenal dengan Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung. Keduanya kini sudah ditetapkan tersangka dalam kasus ini. Ganjar menduga pemeriksaannya hampir sama dengan pemeriksaan sebelumnya.

“Masih seperti yang dulu. Proses penganggaran, kenal atau tidak, terima uang atau tidak. Itu saja,” ungkap Ganjar.

Ganjar mengatakan, keterangan yang dia sampaikan kepada KPK sama seperti yang sudah pernah dia sampaikan di persidangan. Ia kemudian memastikan, kedatangannya tanpa menunggu penjadwalan ulang KPK agar mempercepat proses hukum.

“Saya hanya minta setelah coblosan (diperiksa). Enggak enak juga kan kalau masih proses (pencalonan) gitu nanti enggak konsen,” ujar Ganjar.

Ganjar mengatakan proses hukum di KPK ini sama sekali tidak mengganggu proses pencalonannya kembali sebagai Gubernur Jateng 2018-2023.

“Kan sudah selesai pencoblosan sudah selesai. Quick countnya kan juga sudah ada,” kata Ganjar yang menang di Jateng menurut semua lembaga survei.

Sebelumnya, KPK pernah memanggil Ganjar untuk memberikan kesaksian pada 5 Juni 2018.

Namun, karena sedang mempersiapkan pencalonan di Pilgub Jateng 2018, politikus PDI Perjuangan itu meminta KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan setelah pemungutan suara pilkada pada 27 Juni 2018.

Sebelum KPK menjadwalkan ulang, Ganjar sudah menepati janjinya untuk memberikan kesaksian sehabis pemungutan suara pilkada. (tribunjateng/Tribunnews)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved