Tribun Community

Komunitas Bengal Lovers Semarang (Belerang) : Latih Kucing Tutul Sejak Dini

Kucing bengal memang unik, dengan ciri khas yang dimiliki berupa tutul-tutul pada tubuh bak leopard. Komunitas Bengal Lovers Semarang (Belerang)

Komunitas Bengal Lovers Semarang (Belerang) : Latih Kucing Tutul Sejak Dini
tribun jateng/faizal m affan
CEK KESEHATAN - Komunitas Belerang menyertakan prgram cek kesehatan bagi kucing peliharaan saat kopdar, baru-baru ini. 

TRIBUNJATENG.COM - Kucing bengal memang unik, dengan ciri khas yang dimiliki berupa tutul-tutul pada tubuh bak leopard. Komunitas Bengal Lovers Semarang (Belerang) menunjukkan kegemarannya terhadap hewan peliharaan yang harganya terbilang tidak murah ini.

Kucing Bengal dikenal termahal kedua di dunia setelah Savannah Cat ini, yang merupakan hasil kawin silang antara kucing domestik Amerika dan Asian Leopard Cat (ALC), atau lebih dikenal sebagai kucing kuwuk. Karena keunikannya, di Kota Semarang juga terdapat orang-orang yang menggemari kucing jenis ini.

Mereka berafiliasi untuk membentuk komunitas yang bernama Bengal Lovers Semarang (Belerang). Anggotanya pun tak banyak, tidak lebih dari 10 orang. Satu di antaranya Dony Grooming, alias Heri Purnomo. Ia menjelaskan, dibentuknya komunitas ini sebagai wadah berdiskusi setiap pemilik kucing bengal yang ada di Semarang dan sekitarnya. Bagi pemilik baru, yang belum begitu memahami seluk-beluk tentang kucing tersebut, keberadaan komunitas ini tentu ada manfaatnya.

"Mereka biasanya akan senang bergabung dengan komunitas ini, karena banyak mendapatkan pengetahuan tentang memelihara kucing bengal. Sebenarnya kucing ini peliharaanya tidak susah, yang harus diperhatikan hanya makanannya. Karena kucing bengal sangat sensitif terhadap pencernaan," paparnya.

Ia mengatakan, di dalam komunitas Belerang ada beberapa orang yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Mulai dari dokter hewan, peternak kucing, pemelihara kucing, dan ada juga pecinta kucing, walaupun tidak memeliharanya. Dony sendiri merupakan pemilik sebuah gerai grooming hewan peliharaan. Berkat lengkapnya anggota komunitas ini, anggota lain tak perlu bingung untuk mencari dokter atau salon untuk kucing mereka.

"Saya memang sengaja mengajak dokter untuk bergabung dengan komunitas ini, supaya teman-teman tidak kesulitan untuk berkonsultasi tentang kesehatan kucing mereka. Terutama Mbak Nita yang mengembangbiakkan kucing bengal di Semarang," tutur Dony.

Belum lama, Dony juga mengikutkan kucingnya dalam kontes kucing bengal di Kota Surabaya. Tentu kucing yang diikutkan bukanlah tipe kucing peternak atau kucing peliharaan biasa. Kucing tersebut sudah dilatih sejak dini dan memiliki anatomi tubuh yang sempurna. Kata Dony, kucing bengal kategori show quality memiliki harga jual yang lebih tinggi dibanding kucil bengal kategori lain.

"Setiap menjuarai kompetisi, harga kucing tersebut bisa melonjak beberapa kali lipat. Selain itu, biasanya kucing yang diikutkan lomba memiliki sertifikat riwayat hidup. Seperti akta kelahiran. Sehingga siapa orangtuanya jelas, bukan dilahirkan dari kucing bengal biasa," paparnya.

Komunitas ini terbilang baru di Kota Semarang. Terbentuk lima bulan yang lalu dan sekarang sudah tiga kali mengadakan kopdar. Setiap kopdar, mereka tidak hanya membicarakan tentang kucing yang dipelihara. Melainkan juga mengadakan arisan pakan kucing. Jadi, setiap kopdar anggota Belerang wajib membawa satu kilogram pakan kucing bengal.

"Sistemnya nanti kocokan, siapa yang dapat, bisa ambil pakan yang sudah terkumpul. Setiap kopdar kami juga mengundang dokter. Sekaligus untuk vaksin atau sekadar memeriksakan kesehatan saja," katanya.

Karena dirinya sudah berkecimpung di dunia kucing bengal selama bertahun-tahun, Dony juga memberikan penjelasan tentang ciri-ciri kucing bengal yang tidak dicampuri dengan ras lain. Yang pertama dilihat dari daun telinga yang menghadap ke depan, lalu matanya bulat, kemudian posisi mata sejajar dengan gendang telinga. Selain itu, kaki depan lebih pendek dari pada kaki belakang, tulang punggung yang kuat, serta ekor yang panjang dan tidak bengkok.

"Kucing bengal yang sehat dan asli, tulangnya kokoh serta ekornya panjang, tidak ada yang bengkok. Bentuk kaki jarinya juga membulat serta bulunya halus. Tentunya bintik-bintik pada bulunya juga terlihat jelas," tambahnya.

Komunitas ini menyediakan berbagai kanal media sosial, sebagai sumber informasi untuk sekedar bertanya-tanya atau ingin bergabung dengan Belerang. Nama Facebook komunitas ini Bengal Lovers Semarang. Sedangkan akun Instagram mereka @bengalloverssemarang. Di akun media sosial tersebut, juga banyak terpampang informasi kopdar maupun agenda kompetisi kucing bengal.

"Siapapun yang ingin tahu tentang kami, bisa menghubungi langsung melalui media sosial tersebut. Adanya komunitas ini, juga bermanfaat untuk mengedukasi pemilik kucing bengal, supaya terhindar dari penipuan. Maupun merusak ras, dengan cara mengkawinkan dengan kucing jenis lain," pungkas Dony. (*)

Penulis: faisal affan
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved