Kasus Pencurian

Agus Curi Burung Love Bird Terancam 5 Tahun Penjara

Agus Curi Burung Love Bird Terancam 5 Tahun Penjara. Perkara Agus sudah dilimpahkan dari kejaksaan kepada PN Semarang

Agus Curi Burung Love Bird Terancam 5 Tahun Penjara
net
ilustrasi burung love bird 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Terdakwa Agus Suparyanto, terancam pidana 5 tahun penajra dan denda Rp 60 juta, lantaran mencuri burung love bird dan sangkar milik Syaiful Bin Syaifudin warga Jalan Menoreh Raya, Sampangan, Gajahmungkur, Semarang.

Agus sendiri saat ini telah mendekam di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Klas I, Kedungpane, Semarang dan perkaranya kini resmi dilimpahkan ke Penuntut Umum (PU) Kejari Kota Semarang, dan disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

"Perkara Agus Suparyanto telah kami limpahkan sejak 21 Juni lalu, perkara tercatat dengan nomor 400/Pid.B/2018/PN Smg, saat ini masih memasuki agenda penunjukan Panitera Pengganti (PP). Untuk jaksa yang menuntut perkaranya, Era Handayani," ujar Kasi Tipidum Kejari Kota Semarang, Bambang Rudi Hartoko, Senin (2/7/2018).

Bambang, juga menyampaikan, sejumlah barang bukti yang diamankan diantaranya, piagam penghargaan, Piala, Flasdisk, burung Lovebird, burung, sepeda motor Supra X, dan helm.

"Perbuatan terdakwa tersebut dijerat pidana dalam Pasal 362 KUHP, dan terancam hukuman 5 tahun penjara," bebernya.

Sedangkan dalam berkas dakwaannya, Jaksa yang akan menyidangkan perkaranya, Era Handayani.

Dikatakannya, perkara tersebut berawal ketika tersangka Agus sedang mengendarai 1 sepeda motor merk Honda Supra X 125 melewati rumah Syaiful di Jalan Menoreh Raya Sampangan, Gajah Mungkur, Semarang.

Kemudian, terdakwa melihat sangkar burung yang dibungkus kain warna merah, yang berada didepan teras rumah Syaiful, karena keadaan sepi sehingga timbul niat Agus untuk mengambil sangkar burung tersebut.

Selanjutnya, Agus mendekati teras rumah lalu dengan kedua tangannya mengambil 1 buah sangkar burung yang dibungkus kain warna merah yang didalamnya berisi 1 ekor jenis burung Love Bird warna hijau merah. Setelah berhasil mengambil sangkar dan burung tersebut, lalu terdakwa membawa pulang ke rumah.

Kemudian, pada 16 April 2018, Syaiful keget melihat dirumahnya tidak ada sangkar burung miliknya lalu meminta tolong tetangganya untuk membuka CCTV milik tetangganya.

Dari CCTV tersebut, terlihat terdakwa mengambil sangkar burung miliknya. Tanpa berfikir panjang, korban pun dilaporkan ke pihak yang berwajib olehnya. (*)

Penulis: hesty imaniar
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved