Konferwil PWNU Jateng Akan Dijadikan Ajang Silaturahmi Pasca Pilgub

Konferwil NU bukan semata-mata pemilihan rais syuriah dan ketua untuk masa jabatan periode selanjutnya.

Konferwil PWNU Jateng Akan Dijadikan Ajang Silaturahmi Pasca Pilgub
TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF
Najahan Musyafak 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Persiapan Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-XV PWNU Jawa Tengah yang akan digelar di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Ngroto, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Sabtu (7/7/2018) besok, sudah memasuki tahap akhir.

Ketua panitia pelaksana, Najahan Musyafa menyampaikan, persiapan yang meliputi semua fasilitas di lokasi acara, undangan peserta yang terdiri dari semua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se Jawa Tengah hingga acara-acara pelengkap sudah mulai dilaksanakan.

"Persiapan sudah 95 persen, siap dilaksanakan. Kita tinggal menunggu tanggal mainnya saja. Kedatangan para peserta dan tamu undangan, bahkan sejumlah acara serangkaian Konferwil sudah mulai dilaksanakan," katanya, Rabu, (4/7/2018).

Dikatakannya, acara yang diselenggarakan lima tahun sekali ini akan dihadiri oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), para kiai sepuh, pengasuh pondok pesantren, Gubernur Jawa Tengah, Kapolda Jawa Tengah, Pangdam, Kanwil Kemenag, MUI, dan sejumlah tokoh politik, agama dan masyarakat secara umum.

Bagi Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah itu, Konferwil NU bukan semata-mata pemilihan rais syuriah dan ketua untuk masa jabatan periode selanjutnya. Akan tetapi lebih dari itu, yaitu menjadi media penting untuk silaturahmi.

Terlebih acara yang akan berlangsung satu hari ini diadakan setelah pemilihan Gubernur Jawa Tengah.

"Dalam Pilgub, Pemilu atau yang lain, beda pilihan kan biasa. Nah melalui Konferwil ini, saudara-saudara kita yang kemarin berbeda-beda pilihan dapat bertemu, bersilaturahmi, karena NU itu perekat anak bangsa.

Jangankan yang sesama NU, dengan ormas atau bahkan agama lain juga NU menjadi pemersatu. Karena itu acara ini terbuka untuk siapa saja," paparnya.

Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo itu berharap kepada semua masyarakat, khususnya warga NU untuk ikut serta berpartisipasi dan berdoa demi kelancaran dan kesuksesan acara yang mengusung tema "Meneguhkan Kemandirian NU Jawa Tengah, Menyongsong Se-Abad NU".

Beberapa acara pendukung antara lain Majlis Dzikir & Maulidurrosul Muhammad SAW di Musholla Pondok Pesantren Assalafi Miftahul Huda Ngroto (30/6/2018), Kirab Santri yang akan diselenggarakan pada Kamis (5/7/2018) pukul 13.00 WIB sampai selesai dengan start dari Musala Pondok Pesantren Assalafi Miftahul Huda Ngroto, Gubug, Grobogan.

Kemudian, dilanjutkan Apel Kader Penggerak NU di lapangan Desa Ngroto pada Jumat (6/7/2018), dan NU Jateng Bersholawat pada Sabtu (7/7/2018) pukul 07.30 WIB sampai selesai di lapangan Desa Ngroto. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved