Breaking News:

Gagal Eksekusi Penalti ke Gawang Inggris, 2 Pemain Kolombia Ini Dihantui Ditembak Seperti Escobar

Dua pemain Kolombia yang gagal mengeksekusi penalti ke gawang Inggris, banjir hinaan bahkan ancaman mati di media sosial.

YOUTUBE
jepang mengejutkan dengan kalahkan kolombia 

Sebelum Kolombia berlaga menghadapi Inggris, kakak Escobar, Sachi, sudah mengingatkan kekhawatiran serupa. 

"Saya ingin mengirim pesan kepada orang-orang yang selalu berpikir bahwa semua hal bisa diselesaikan lewat kekerasan. Mereka tak bisa begitu saja membunuh seseorang hanya karena sebuah kesalahan, dalam hal ini kesalahan pemain bola,"

"Sepak bola adalah alat untuk perdamaian, dan pada akhirnya, ini hanya sebuah permainan,"

"Saya berharap, bila Kolombia gagal, maka tragedi yang menimpa adikku, tidak terulang," ujar Sachi. 

Tidak hanya Carlos Bacca dan Mateus Uribe, sebelumnya, pemain lain, yakni Carlos Sanchez juga mendapat ancaman mati di media sosial.

Ancaman itu muncul setelah Sanchez, mendapat kartu merah di laga melawan Jepang, yang pada akhirnya membuat Kolombia kalah 0-3.

Dilansir Wikipedia, Escobar meninggal pada 2 Juli 1994.

Escobar
Escobar (Mirror.co.uk)

Kematiannya terjadi hanya beberapa hari setelah Kolombia tersingkir dari Piala Dunia 1994.

Kolombia kalah karena Escobar gagal mengeksekusi penalti.

Pada 1 Juli 1994, jelang tengah malam, Escobar berencana pergi ke night club bersama teman-temannya.

Selesai hang out bersama kawan-kawannya, Escobar berencana pulang sendirian.

Seorang anggota gangster kemudian mencegat Escobar di tempat parkir mobil, dan menembak Escobar lima kali.

Setiap kali menembak Escobar, gangster tersebut berteriak : Gol! (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved