Tim PKM Undip Beri Penyuluhan Tanggap Formalin dengan Deformalinisasi di Sumurboto, Semarang

Padahal, kegunaan utama formalin adalah untuk bahan pendukung kosmetik, pengawet mayat, lem kayu...

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) ikut ambil bagian memberikan penyuluhan dan pelatihan tindak tanggap terhadap formalin dengan deformalinisasi bagi masyarakat di kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik kota Semarang.

“Kegiatan Penyuluhan dan Pelatihan ini merupakan bagian dari peran mahasiswa dalam Tri Dharma PerguruanTinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat,”  tutur Fatimah, Ketua Tim Program Kreativitas Masyarakat (PKM) Bidang Pengabdian Masyarakat.

Fatimah memaparkan, tujuan kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa ini adalah: Meningkatkan kesehatan dengan menghindari bahan berbahaya khususnya formalin dalam makanan. Dimana jika formalin masih terkandung dalam makanan maka akan dapat menimbulkan bahaya bagi tubuh.

Lalu meningkatkan pemahaman pada masyarakat bahwa hidup sehat itu tidak mahal dan mengetahui kandungan formalin pada bahan pangan serta cara deformalinisasi (penghilangan formalin) pada masyarakat.

Menurutnya, banyakya para pegiat industri tahu di daerah sumurboto dengan latar belakang edukasi yang rendah membuat mereka kurang memahami  akan bahaya kandungan formalin dalam makanan.

Hal  ini membuat tidak adanya awareness tentang bahaya formalin di kalangan pedagang sehingga menimbulkan stigma bahwa formalin digunakan untuk mengawetkan bahan pangan.

Padahal, kegunaan utama formalin adalah untuk bahan pendukung kosmetik, pengawet mayat, lem kayu, dll. 

Jika formalin ditemukan dalam bahan pangan akan menimbulkan dampak yang cukup  besar bagi kesehatan, seperti rhinitis, muntah-muntah, kanker  mulut, hingga kematian.

Menurut Fatimah,  Penyuluhan ini tidak hanya memberikan materi tentang bahaya formalin, tetapi juga diberikan edukasi cara untuk pengujian sederhana mengetahui kandungan formalin dalam bahan pangan, serta memberikan pelatihan cara mendeformalinisasi kadar formalin dalam bahan pangan.

Deformalinisasi adalah proses penghilangan atau pengurangan kadar formalin dalam bahan pangan dengan menggunakan treatment khusus.

“Denganketerlibatan kampus UNDIP sepertiinidiharapkanmasyarakatdapat memulai  hidup sehat dengan menghindari bahan-bahan kimia berbahaya dalam makanan (khususnya formalin) serta tahu cara menindak tanggapi bahan kimia tersebut agar tidak terlalu banyak kandungan bahan kimia yang dikonsumsi.”  pungkasnya. (*)

Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved