Kosmetik Ilegal Diduga Dijual Ke Klinik

Gudang kosmetik ilegal yang dibongkar Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng diduga menjual barang-barangnya

Kosmetik Ilegal Diduga Dijual Ke Klinik
tribunjateng/rival almanaf
BONGKAR - Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jateng, AKBP Egi Adrian Suez membongkar kardus berisi kosmetik ilegal. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gudang kosmetik ilegal yang dibongkar Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng diduga menjual barang-barangnya bukan hanya ke perorangan, namun juga klinik.

Hal itu dipaparkan oleh Kepala Sub Direktorat Industri, Perdagangan, dan Investasi Ditreskrimsus Polda Jateng, AKBP Egy Adrian Suez.

Setelah memeriksa tersangka ia mendapati keterangan bahwa pemesan adalah perorangan dan klinik.

"Nah klinik ini, apakah klinik resmi berizin, atau yang lain kami juga sedang mengembangkan penyidikan, yang jelas jika memang ada klinik tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain," terang Egy.

Hal itu semakin diperkuat dengan adanya barang bukti kosmetik ilegal yang berbentuk serum lengkap dengan suntikan.

Ia menyebut keduanya biasanya hanya bisa digunakan oleh klinik bukan orang-perorangan.

"Pelaku ini bertransaksi juga melalui media sosial, yang paling gencar di instagram gudangkosmetik," terang Egy lebih lanjut. Karena transaksi dilakukan secara online ia memperkirakan pembeli bukan hanya dari Semarang atau Jateng.

Ia mengungkap tersangka berinisial HN yang sudah ditahan memiliki omset mulai Rp 200 hingga Rp 300 juta setiap bulannya.

"Dari pengungkapan BBPOM lalu kami meyakini bahwa ada pelaku lain karena memang hal seperti ini biasanya tidak jauh-jauh melakukan operasi ilegalnya," pungkasnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved