Anak Krakatau di Selat Sunda Kembali Erupsi, Letusan Tercatat 56 Kali

Selama 24 jam dari pukul 00.00 - 24.00 WIB pada 11/7/2018, Gunung Anak Krakatau meletus 56 kali kejadian dengan amplitudo 25-53 mm,

Anak Krakatau di Selat Sunda Kembali Erupsi, Letusan Tercatat 56 Kali
youtube
Gunung anak krakatau di Selat Sunda meletus lagi, 25 Juni 2018. Para ahli mengatakan ketinggian gunung anak Krakatau bertambah 4-6 meter tiap tahun 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda Provinsi Lampung untuk sekian kali meletus. PVMBG melaporkan Gunung Anak Krakatau meletus sebanyak 56 kali dengan tinggi kolom abu bervarasi 200 meter hingga 1.000 meter di atas puncak kawah sepanjang hari Rabu (11/7/2018).

Selama 24 jam dari pukul 00.00 - 24.00 WIB pada 11/7/2018, Gunung Anak Krakatau meletus 56 kali kejadian dengan amplitudo 25-53 mm, dan durasi letusan 20-100 detik.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam keterangan persnya kepada Tribunnews menyebutkan, letusan disertai lontaran abu vulkanik, pasir dan suara dentuman. Secara visual pada malam hari teramati sinar api dan guguran lava pijar.

Hembusan 141 kejadian dengan durasi 20-172 detik.

Sehari sebelumnya, pada Selasa (10/7/2018), Gunung Anak Krakatau meletus sebanyak 99 kali kejadian dengan amplitudo 18-54 mm dan durasi letusan 20-102 detik.

Baca: Varian Terbaru Mitsubishi Xpander Siap Meluncur di GIIAS 2018

Hembusan tercatat 197 kali dengan durasi 16-93 detik. Letusan disertai suara dentuman sebanyak 10 kali yang menyebabkan kaca pos pengamatan gunung bergetar.

Erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau dari perairan Selat Sunda, Rabu (11/7/2018).
Banyaknya letusan ini sesungguhnya sudah berlangsung sejak tanggal 18 Juni 2018, dimana Gunung Anak Krakatau mengalami peningkatan aktivitas vulkanik.

Ada pergerakan magma ke luar permukaan sehingga terjadi letusan. Namun demikian status Gunung Anak Krakatau tetap Waspada (level 2). Tidak ada peningkatan status gunung. 

Bahkan status Waspada ditetapkan sejak 26 Januari 2012 hingga sekarang.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved