Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Danrem Solo Siagakan Ribuan Pasukan Pengamanan Jelang Kunker Presiden Jokowi

Danrem Solo Siagakan Ribuan Pasukan Pengamanan Jelang Kunker Presiden Jokowi selama 2 hari di Solo Raya

Penulis: akbar hari mukti | Editor: iswidodo
tribunjateng/akbar hari mukti
PENGAMANAN - Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Solo, Kolonel Inf Widi Prasetijono mengecek pasukan di Apel gelar pasukan pengamanan Presiden Jokowi, Jumat (13/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sebanyak 3.450 personel gabungan TNI/Polri disiagakan untuk mengamankan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo selama dua hari di wilayah Solo Raya. Apel gelar pasukan tersebut dilakukan di halaman Makorem Solo, Jumat (13/7/2018).

Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Solo, Kolonel Inf Widi Prasetijono dalam apel itu menuturkan, 3.450 personel yang disiapkan ini akan diterjunkan ke berbagai titik lokasi kunker.

"Kami lihat memang tempat yang akan dikunjungi Presiden adalah tempat terbuka dan melibatkan masyarakat banyak. Untuk pengamanan boleh dikatakan cukup besar melibatkan 3.450 personel," kata Widi.

Menurutnya, Presiden Jokowi dijadwalkan menghadiri beberapa kegiatan di Solo Raya. Misalnya di Khaul dan Khataman Alquran di Ponpes An Najah Gondang, Sragen, Sabtu (14/7/2018) malam. Lalu menghadiri ground breaking pembangunan pondok pesantren (ponpes) puteri MTA di Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Minggu (15/7/2018).

Presiden Jokowi juga direncanakan meresmikan Jalan Tol ruas Solo - Sragen.

"Peresmian jalan tol ini tambahan rencana yang sudah dibuat sekretaris kepresidenan. Kemudian nanti berikutnya tinggal Presiden Jokowi melaksanakan yang mana, karena semuanya kebutuhan beliau," tambah dia.

Ia melanjutkan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengecek sejauh mana tingkat kesiapan pasukan pengamanan secara perorangan maupun satuan sesuai prosedur. Dan juga tak terjadi tumpang tindih dalam melaksanakan tugas di lapangan.

"Keterampilan pengamanan dan pengalaman tugas sesuai tanggung jawab harus diyakini dan dipahami personel," ungkap dia.

Lebih jauh ia mengimbau para personel yang menjalankan tugas pengamanan Presiden Jokowi memegang teguh disiplin dengan melalui rantai komando.

"Jangan ragu-ragu dalam bertindak dan tingkatkan koordinasi secara optimal dengan semua unsur terkait," papar dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved