Target BPJS Ketenagakerjaan Kudus Sampai Akhir Tahun 25.116 Peserta

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus menargetkan sampai akhir tahun 2018 bisa menyentuh 25.116 peserta

Target BPJS Ketenagakerjaan Kudus Sampai Akhir Tahun 25.116 Peserta
ISTIMEWA
Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Kudus 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, PATI - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus menargetkan sampai akhir tahun 2018 bisa menyentuh 25.116 peserta dari tenaga kerja bukan penerima upah.

Upaya yang dilakukan untuk mengejar target di antaranya melalui sosialisasi.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus, Ishak mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus yang membawahi eks-Karesidenan Pati mengatakan apa yang dilakukan merupakan upaya untuk melindungi tenaga kerja.

“Sejak Januari sampai Juli 2018 kami telah berhasil melindungi 11.317 tenaga kerja bukan penerima upah, kami yakin mampu menambahkan peserta sekitar 13.799 tenaga kerja bukan penerima Upah sampai Desember 2018," kata Ishak dalam keterangan tertulis saat sosialisasi di SMK Tama Jaya School Pati, Jumat (13/7/2018).

Dalam sosialisasi tersebut juga dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Sri Wulan.

Anggota legisltif dari Partai Gerindra itu menekankan kepada ratusan peserta sosialisasi, bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk melindungi setiap pekerja, baik penerima upah maupun bagi pekerja penerima upah

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Sri Wulan mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk melindungi setiap pekerja, baik pekerja penerima upah maupun sebaliknya.

Dalam hal ini, tenaga kerja bukan penerima upah yaitu mereka yang melakukan kegiatan ekonomi secara mandiri, misalnya petani.

"Saya berharap BPJS Ketenagakerjaan dapat menjalankan tugasnya untuk melindungi para pekerja indonesia," ujar Sri Wulan.

Dalam sosialisasi tersebut mendapat sambutan positif. Sunarto, seorang peserta berujar, adanya program BPJS Ketenagakerjaan bisa melindunginya sebagai petani.

Bahkan, dia berharap, sosialisasi digalakkan di beberapa tempat lain. Agar para petani juga bisa menikmati jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan.

"Saya sangat senang dengan adanya program dari BPJS Ketenagakerjaan ini, hanya dengan uang Rp. 16.800 saya sebagai petani sudah dilindungi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian," katanya.(*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved