Meditasi Jadi Rahasia 12 Anak Mampu Bertahan Hidup saat Terjebak di Gua Thailand

Meditatif sendiri berarti lebih mudah untuk meditasi, karena tidak memiliki pikiran beragam.

Meditasi Jadi Rahasia 12 Anak Mampu Bertahan Hidup saat Terjebak di Gua Thailand
Facebook via Straits Times
Inilah foto 12 remaja anggota tim sepak bola Mu Pa (Wild Boar) dan pelatih mereka Ekapol Chanthawong (kanan, paling bawah) yang terperangkap di Goa Tham Luang, Thailand, sejak 23 Juni, dan berhasil keluar semuanya Selasa (10/7/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Banyak orang terpukau dengan kemampuan 12 anak laki-laki tim sepakbola "Wild Boars" dan pelatihnya bertahan hidup dalam gua yang dingin, gelap dan tanpa pasokan makanan selama dua pekan.

Meditasi yang diajarkan gurunya yang merupakan mantan seorang biksu dipercaya menjadi kunci mengapa anak-anak usia praremaja itu bisa memiliki mental kuat menghadapi situasi sulit.

Aikhan, ibu dari anggota tim termuda, Chanin Wiboonrungruang (11), mengatakan kepada Bangkok Post bahwa putranya bercerita, pelatih yang bernama Ekapol ”Ake” Chanthawong mengajak anak-anak itu bermeditasi guna mengurangi rasa lapar dan menghemat energi mereka.

Terkait dengan meditasi anak-anak tersebut, pakar meditasi dan emotional healing, Adjie Santosoputro menekankan, keberhasilan itu tak lepas dari status mereka sebagai seorang anak.

Menurutnya, pikiran anak-anak lebih meditatif dibandingkan orang dewasa.

Meditatif sendiri berarti lebih mudah untuk meditasi, karena tidak memiliki pikiran beragam.

“Orang dewasa itu terlatih untuk berencana, sehingga pasti lebih menyulitkan,” katanya ketika dihubungi Kompas.com.

Lantas, meditasi semacam apa yang diajarkan sang pelatih kepada anak-anak tersebut?

Adjie mengatakan ia tak mengetahui persis meditasinya, namun ia menduga anak-anak tersebut dilatih menyadari apa yang ada saat ini dan tidak perlu terlalu cemas dengan apa yang terjadi.

“Teknik sederhananya menyadari nafas,” ujar pria yang aktif berbagi manfaat meditasi di Twitter lewat akun @AdjieSanPutro ini.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved