Breaking News:

Lowongan

Pemkab Kudus Usulkan 509 Formasi Kuota CPNS, Mayoritas Bidang Pendidikan

Pemkab Kudus Usulkan 509 Formasi Kuota CPNS, kepada Kemenpan-RB, Mayoritas tenaga kependidikan

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: iswidodo
tribunjateng.com/HERMAWAN HANDAKA
ILUSTRASI tes CPNS 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Pemkab Kudus tahun ini mengajukan formasi pengisian Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 509 orang ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Jumlah sebanyak itu bakal mengisi tiga sektor yaitu pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis infrastruktur.

“Ketentuan sesuai dari Kemenpan-RB hanya tiga bidang itu; pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis. Yang tenaga teknis harus sesuai, yaitu teknis infrastruktur,” kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kudus melalui Kepala Subbidang Pengembangan Pegawai Hendro Muswinda, Minggu (15/7/2018).

Dari jumlah kuota yang pihaknya ajukan, terbesar yakni di bidang pendidikan sebanyak 457 orang.

“Jumlah sebanyak itu meliputi tenaga kependidikan SD sampai SMP. Kalau SMA menjadi kewenangan provinsi,” kata Hendro.

Sedangkan untuk formasi pengisian kuota tenaga kesehatan, pihaknya mengajukan 35 orang, dan untuk formasi tenaga teknis infrastruktr diajukan sebanyak 17 orang.

“Pengajuan tersebut telah kami lakukan pada Januari 2018,” katanya.

Sampai saat ini, lanjut Hendro, pihaknya masih belum mendapat tembusan langsung perihal pengajuannya. Pihaknya sampai saat ini masih menunggu petunjuk teknis dari Kemenpan-RB.

“Kami masih belum bisa apa-apa, sebelum ada petunjuk dari Kemenpan-RB,” kata dia.

Petunjuk teknis tersebut termasuk persyaratan bagi yang hendak mendaftar sebagai PNS.

“Untuk persyaratan kami masih belum bisa menjelaskan, tapi berdasarkan pengalaman sebelumnya, persyaratannya Ijazah sesuai yang dibutuhkan, foto kopi KTP, usia maksimal 35 tahun, dan persyaratan lainnya,” katanya.

Sementara, dari formasi kuota yang pihaknya ajukan apakah bakal diamini oleh Kemenpan-RB, Hendro mengatakan, dari pengalaman sebelumnya tidak pernah penuh sesuai dengan usulan. Yang pernah terjadi hanya kisaran 10 persen dari jumlah total yang diajukan.

“Kalau yang ini kami belum tahu, karena memang sebelumnya tidak ada rekrutmen. Pengalaman sebelumnya hanya 10 persen dari yang kami ajukan,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved