Jumat, 22 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Honda DBL Central Java Series-North Region Adakan Dua Kali Penilaian Untuk Tim Dance

Akan ada dua kali penilaian pada tim dance yang ikuti kompetisi Honda DBL Central Java Series-North Region.

Tayang:
Penulis: Lita Febriani | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/LITA FEBRIANI
Suasana Technical Meeting Honda DBL Central Java Series-North Region 2018 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Lita Febriani

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Akan ada dua kali penilaian pada tim dance yang ikuti kompetisi Honda DBL Central Java Series-North Region.

Dua sesi penilaiannya yaitu saat roadshow dan venue untuk setiap tim dance.

Penilaian saat roadshow di Honda DBL Central Java Series-North Region Semarang akan digelar di SMA Tri Tunggal dan SMA Sedes Semarang.

Sedangkan untuk sesi penilaian venue akan dilakukan saat acara Honda DBL Central Java Series-North Region Semarang dimulai yaitu pada 1-10 Agustus 2018.

"Roadshow TM dance ini nanti ada roadshow ada penilaian, ada dua sekolah dibagi dua, peserta yang dateng road show ada di SMA Tri Tunggal sama SMA SedesSapientiae. Setelah itu ada penilaian 50 persen kita langsung ke venue selama tanggal 1-10," jelas PIC DBL Indonesia Dedy Marfianto pada Tribunjateng.com, Selasa (17/7/2018).

Nantinya saat penilaian venue, tim dance yang mendampingi tersebut akan tampil saat tim basket mereka bermain, tepatnya saat half time pertandingan.

"Mereka tampilnya kapan ketika tim basketnya tampil, pada quarter kedua pas halftime, tim basketnya istirahat, tim dancenya tampil itu dan penilaian bobotnya 50 persen," terang Dedy Marfianto usai Technical Meeting Honda DBL Central Java Series-North Region Semarang.

Dari dua sesi penilaian tersebut akan diambil 10 besar tim dance, yaitu tiga terbaik saat road show dan tujuh terbaik saat penilaian venue, kemudian akan tampil saat semifinal.

Selepas itu akan dinilai untuk juara satu, dua dan tiga serta kostum terbaik.

Kategori kostum terbaik akan dinilai dari semua peserta tim dance, tak hanya yang masuk sepuluh besar.

"Best top ten itu kita ambil dari best three dari roadshow dan tujuh di venue. Top ten nanti tampil di semifinal, jadi 10 besar tampil semua baru kita ambil juara satu, dua, tiga dan best costume,

best costume untuk semua peserta dance tidak hanya yang semifinal," jelas PIC DBL Semarang, Dedy Marfianto pada Tribunjateng.com.

Dedy juga menekankan bahwa penilaian venue hanya berlangsung satu kali saja meskipun tim basket dari tim dance lolos ke babak selanjutnya.

"Jadi penilaian satu kali, misal tim basket A lolos dan tanding lagi, tim dancenya besok tampil itu tidak dinilai lagi," tutup Dedy Marfianto.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved