Breaking News:

Dishub Kabupaten Pekalongan Imbau Masyarakat Waspadai Karcis Parkir Bodong

Adapun tarif resmi yang diberlakukan Dishub untuk parkir insidentil atau saat ada acara di alun-alun Rp 5 ribu

Penulis: budi susanto | Editor: iswidodo
tribunjateng/budi susanto
ilustrasi karcis parkir 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Terkait kejadian penarikan uang parkir tanpa dilengkapi karcis resmi terhadap pengiring haji yang menggunakan kendaraan bermotor di di Alun-alun Kajen Kabupaten Pekalongan Selasa (17/7), dianggap oleh pihak Polres Pekalongan dan Dishub Kabupaten Pekalongan menyalahi aturan.

Pasalnya kejadian yang sempat mencuat di media sosial tersebut dianggap merugikan masyarakat, bahkan oknum petugas parkir melakukan duplikat karcis resmi dengan cara fotokopi dan membubuhkan logo Pemkab Pekalongan kemudian menaikan tarif resmi yang dikeluarkan oleh Dishub.

Adapun tarif resmi yang diberlakukan Dishub untuk parkir insidentil atau saat ada acara di alun-alun Rp 5 ribu untuk kendaraan roda empat dan Rp 3 ribu untuk ke daraan roda dua.

Diterangkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan Achmad Mukhlisin, hal itu tidak sesuai dengan aturan Dishub, jadi bisa dianggap parkir liar atau pungli.

"Karena dari Dishub tidak pernah mengeluarkan karcis dengan tarif Rp 10 ribu, karcis tersebut dibuat oleh oknum dan jelas-jelas karcis palsu walaupun sudah dibubuhi logo Pemkab Pekalongan," ujarnya, Rabu (18/7/2018).

Pohaknya menuturkan pelaku yang berjumalah dua orang kini sedang diperiksa oleh pihak berwajib karena melakukan pungli dan merugikan masyarakat.

"Ketentuan parkir dari Pemkab saat di lokasi acara yang tidak setiap hari atau parkir insidentil, Rp 5 ribu untuk roda empat, Rp 3 ribu untuk kendaraan roda dua, sesangkan parkir di tepi jalan umum Rp 1 ribu untuk roda dua, Rp 2 ribu untuk roda empat dan bus Rp 3 ribu," jelasnya.

Mukhlisin akan melakukan koordinasi dengan istansi terkait dan juga juru parkir yang ada di alun-alun untuk mengantisipasi tindakan pungli terulang kembali.

"Esok kami akan mengundang seluruh juru parkir yang ada di alun-alun Kajen, selain itu pihak Polres Pekalongan, Satpol PP juga akan kami undang untuk melakukan antisipasi kejadian tersebut terulang kembali, karena di alun-alun dalam waktu dekat juga akan ada ada acara musik," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved