Satpol PP Beri Waktu Seminggu untuk Pengosongan Tambak

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto mengatakan, jika dalam waktu satu minggu tidak dikosongkan

Satpol PP Beri Waktu Seminggu untuk Pengosongan Tambak
tribunjateng/dok
Kepala Satpol PP Kota Semarang Endro Pudyo 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang memberikan waktu satu minggu kepada pengelola tambak di Terboyo Kulon, Kecamatan Genuk, untuk mengosongkan tambak dan akan digunakan untuk area pembuangan (disposal) tanah kerukan sedimentasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT).

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto mengatakan, jika dalam waktu satu minggu tidak dikosongkan, maka pihaknya akan melakukan operasi yustisi. Hal itu sudah diputuskan dalam rapat gabungan yang digelar Selasa (17/7/2018) kemarin.

"Pemkot sudah melayangkan surat somasi agar segera mengosongkan lahan tambak. Pemkot memberikan waktu seminggu agar mengosongkan tambaknya," kata Endro, Rabu (18/7/2018).

Endro mengungkapkan, lahan yang sekarang menjadi area tambak dan dikelola warga adalah lahan milik Pemkot Semarang.

Menurutnya, Pemkot telah memberikan kesempatan kepada warga untuk memanfaatkan lahan sehingga ketika lahan dibutuhkan maka warga harusnya menyerahkan kembali.

"Apalagi mereka garap lahan itu tanpa ada kontribusi ke Pemkot. Harusnya mereka menyadari itu," tuturnya.

Meski hanya sebagai pendampingan, Endro telah menugaskan personel dalam proses pengurukan tambak itu. Ia sudah membentuk dua tim yang masing-masing terdiri 20 personel untuk mengamankan pengurukan. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved