Liputan Khusus

Lebih Dekat dengan Profesi Agen Pemain Sepakbola, Ternyata Belum Banyak Diminati

Usai lulus kuliah dari Universitas Kristen Petra Surabaya, ia bergabung dengan agen senior Eko Subekti di PT Indobola Mandiri.

Lebih Dekat dengan Profesi Agen Pemain Sepakbola, Ternyata Belum Banyak Diminati
Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Profesi sebagai agen pemain sepakbola dilakoni Gabriel Budi sejak 2010.

Usai lulus kuliah dari Universitas Kristen Petra Surabaya, ia bergabung dengan agen senior Eko Subekti di PT Indobola Mandiri.

Ia memilih pekerjaan itu karena sesuai dengan passionnya sebagai penggemar sepakbola. Sejak 1997, Budi mulai mengikuti perkembangan sepakbola nasional.

Saat itu, pria asal Surabaya itu menilai, sepakbola nasional bisa dijadikan ladang penghasilan dibandingkan dengan cabang olahraga lain. Budi pun semakin mendalaminya, termasuk dengan mengambil studi Manajemen Pemasaran Marketing Brand Communication.

Tugas pertamanya dulu mencari bibit potensial scouting pemain di wilayah Australia. Untuk bisa menjadi agen pemain, menurutnya, harus lebih dulu bergabung dengan perusahaan yang telah memegang lisensi.

"Seperti saat ini, saya bergabung dengan PT Indobola Mandiri. Tugasnya meliputi scouting pemain, merekrut dan memasarkan pemain, termasuk urusan sponsorship pemain, hingga pemberitaan di media selama terikat kontrak dengan sebuah agen," katanya, kepada Tribun Jateng, baru-baru ini.

Terkait dengan perkembangan agen lokal di Liga Indonesia, Budi berujar, belum begitu banyak. Orang asing masih mendominasi profesi itu hingga 80 persen. Kondisi itu disebabkan pekerjaan sebagai agen pemain sepakbola masih dipandang baru.

Pasar Budi meliputi Indonesia, Malaysia, Thailand, Hongkong, Australia, dan Korea Selatan. Menurut dia, setiap negara memiliki perbedaan dalam memilih pemain, tergantung latar belakang klub, sistem permaianan, hingga jadwal kompetisi.

Ia punya cerita menarik selama menjadi agen, yaitu ketika membawa kapten Timnas Pantai Gading, Didier Zakora, yang pernah bermain di Tottenham Hotspur dan Sevilla tampil di Liga Indonesia.

Negosiasinya berlangsung sulit dan butuh waktu sekitar 3 minggu atau satu bulan untuk meyakinkannya agar mau bermain di Indonesia bersama Semen Padang.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved