72 Armada BRT Trans Semarang akan Ganti Bahan Bakar dari Solar Jadi Gas

72 Armada BRT Trans Semarang yang meliputi 5 koridor akan Ganti Bahan Bakar dari Solar Jadi Gas

72 Armada BRT Trans Semarang akan Ganti Bahan Bakar dari Solar Jadi Gas
tribunjateng/reza gustav/ist
PAKAI GAS - Pemkot Semarang dan Pemkot Toyama Jepang melaksanakan rilis proyek Compress Natural Gas (CNG) dan uji coba emisi gas buang pada BRT di Halaman Kantor Wali Kota Semarang pada hari ini, Selasa (24/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang telah menjalin kerjasama dengan Kota Toyama, Jepang dalam hal lingkungan hidup.

Salah satunya adalah transportasi, yakni konversi Bahan Bakar Minyak (Solar) menjadi Bahan Bakar Gas yang akan diterapkan pada BRT Trans Semarang.

Pengkonversian dilakukan menggunakan alat yang bernama Compress Natural Gas (CNG) guna mengurangi emisi gas buang, menambah tenaga dan tentunya ramah lingkungan.

Kerjasama antar kedua kota tersebut ditandai dengan penandatanganan MOU di Kota Toyama pada 14 Desember 2017 lalu.

PAKAI GAS - Pemkot Semarang dan Pemkot Toyama Jepang melaksanakan rilis proyek Compress Natural Gas (CNG) dan uji coba emisi gas buang pada BRT  di Halaman Kantor Wali Kota Semarang pada hari ini, Selasa (24/7/2018).
PAKAI GAS - Pemkot Semarang dan Pemkot Toyama Jepang melaksanakan rilis proyek Compress Natural Gas (CNG) dan uji coba emisi gas buang pada BRT di Halaman Kantor Wali Kota Semarang pada hari ini, Selasa (24/7/2018). (tribunjateng/reza gustav)

Kemudian dilanjutkan dengan rilis proyek CNG dan uji coba emisi gas buang pada BRT tersebut di Halaman Kantor Wali Kota Semarang pada hari ini, Selasa (24/7/2018).

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa hal tersebut adalah komitmen kedua kota terkait konsep go green.

“Hal ini adalah kelanjutan komunikasi diplomatis antara Kota Toyama dengan Kota Semarang, bagaimana kita bersama-sama mempunyai komitmen tentang go green,” ujar Hendi.

Ada lima koridor BRT yang akan dipasang dan dikonversi dalam waktu dekat ini, yaitu Koridor 1, 5, 6, 7 dan koridor Bandara dengan total sebanyak 72 armada.

Proses pemasangan alat hingga selesai Konversi ini direncanakan hingga 31 Desember 2018.

Hendi menambahkan bahwa pihak Toyama menghibahkan separuh dari pembiayaan yang berjumlah total hampir sepuluh miliar rupiah, yakni sekitar lima miliar. (*)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved