Hingga 2022, Pemkot Salatiga Prioritaskan Pembangunan Wajah Kota

Hingga 2022, Pemkot Salatiga Prioritaskan Pembangunan Wajah Kota. HUT ke 1.268 Salatiga bertepatan 24 Juli 2018

Hingga 2022, Pemkot Salatiga Prioritaskan Pembangunan Wajah Kota
facebook
Walikota Yuliyanto saat kirab HUT Kota Salatiga 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Bertepatan Hari Jadi ke 1.268 Salatiga pada Selasa (24/7/2018) ini, Pemerintah Kota Salatiga menggelar upacara di Lapangan Pancasila Kota Salatiga.

Pada upacara tersebut banyak hal yang spesial. Itu dikarenakan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Lingkungan Pemkot Salatiga, termasuk juga pejabat Forkopimda Kota Salatiga mengenakan pakaian adat. Beskap bagi pria dan kebaya bagi wanita.

Ada beberapa hal yang disampaikan Wali Kota Salatiga Yuliyanto dalam amanahnya. Di antaranya adalah penyampaian beragam prestasi yang telah ditorehkan masyarakat di Kota Hati Beriman tersebut.

kirab budaya HUT Kota Salatiga
kirab budaya HUT Kota Salatiga (facebook)

“Kami berterimakasih serta berikan penghargaan setulus-tulusnya kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi bagi kebaikan dan kemajuan Kota Salatiga. Mulai dari hal kecil, dari lingkungan masing-masing, pada akhirnya bisa menjadi budaya yang terus tumbuh di masyarakat,” ucap Yuliyanto.

Dia meyakini, dari niat tulus, ikhlas, kesadaran, kepedulian, serta sikap handarbeni masyarakat tersebut, prestasi dan penghargaan bakal datang sendirinya. Tanpa perlu dipoles atau dikejar ketika ada penilaian semata.

“Sebagai contoh pada periode 2011-2016, kami meletakkan prioritas pembangunan non fisik sebagai dasar arah pembangunan Kota Salatiga. Bonusnya, Salatiga Kota Tertoleran, Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) 81,68 tertinggi ke 2 di Jawa Tengah,” ucap Yuliyanto kepada Tribunjateng.com, Selasa (24/7/2018).

Dan menurutnya, IPM tersebut di atas rata-rata Jawa Tengah maupun nasional. Angka kemiskinan di Kota Salatiga juga relatif rendah yakni sekitar 5,24 persen atau lebih rendah dibandingkan rata-rata di Jawa Tengah maupun nasional.

“Berbekal keberhasilan pembangunan non fisik di periode sebelumnya, pada periode 2017-2022, kami, Pemerintah Kota Salatiga kini memprioritaskan pada aspek fisik atau pembangunan wajah kota,” tuturnya.

Atas prioritas itu, dia atas nama pemerintah pun meminta dukungan dari seluruh komponen masyarakat. Tujuannya agar pembangunan wajah kota dapat terlaksana secara baik. Sehingga mampu menjadikan Kota Salatiga semakin sehat, tertib, bersih, indah, aman, dan nyaman.

“Dari skala prioritas yang sedang kami genjot di kota ini, kami sangat yakin ke depannya masyarakatnya akan semakin sehat, produktif, sejahtera, dan bahagia sesuai visi dan misi pembangunan jangka menengah Kota Salatiga Tahun 2017-2022,” tuturnya.

Di akhir percakapan, Yuliyanto mengutarakan harapannya untuk bersama-sama senantiasa menjaga serta meningkatkan rasa toleransi dan juga rasa kebersamaan. Dimana itu semua dimaksudkan guna mewujudkan masyarakat Salatiga yang sejahtera, mandiri, dan bermartabat (Smart).

“Dari seluruh hal tersebut, ketika bersama-sama bisa dilakukan. Kami yakin, visi Kota Salatiga yang sehat, tertib, bersih, indah, dan aman (Hati Beriman) tersebut bakal juga semakin lebih mudah dicapai. Kunci utamanya adalah kebersamaan. Tidak hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga kami butuh dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” ucapnya.

Sekadar tambahan informasi, seusai menjalani Upacara Peringatan Hari Jadi ke 1.268 Salatiga, Wali Kota Salatiga Yuliyanto bersama jajaran Forkopimda Kota Salatiga menuju ke Taman Makam Pahlawan Dharma untuk tabur bunga. Pada kegiatan itu, dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga Fakruroji. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved