Warga Babel Ini Sulap Bambu Jadi Miniatur Kapal Perang Ini Ingin Karyanya Tembus Pasar Eropa

Seorang pria tampak membawa kuas berserta cat, lalu mewarnai kerangka-kerangka kapal berukuran kecil di hadapannya.

Warga Babel Ini Sulap Bambu Jadi Miniatur Kapal Perang  Ini Ingin  Karyanya Tembus Pasar Eropa
Budi susanto

TRIBUNJATENG.COM - Sejumlah bambu tampak tertumpuk di pekaranagan sebuah rumah di Desa Babel, Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.

Seorang pria tampak membawa kuas berserta cat, lalu mewarnai kerangka-kerangka kapal berukuran kecil di hadapannya.

Adalah Ali Sadono. Pria 37 tahun itu menyulap bambu menjadi miniatur kapal perang yang memiliki harga jual selangit.

Berbekal pengalaman saat bekerja di kapal pesiar 7 tahun lalu sebagai juru masak, Ali banyak memanfaatkan waktu luangnya untuk membuat miniatur dari bahan bekas seadanya yang ada di dalam kapal.

"Tujuh tahun lalu saya bekerja sebagai juru masak kapal pesiar. Karena iseng saat tidak ada kerjaan, saya memanfaatkan membuat kerajinan dari apa saja, kadang kardus atau kertas," katanya, Senin (23/7).

Namun, cita-cita Ali menjadi wirausahawan membuatnya memberanikan diri membanting stir. Ia pun memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya dan memilih menjadi pengrajin.

"Saya memutuskan keluar sebagai juru masak di kapal 2 tahun lalu, dan memulai usaha sendiri. Awalnya membuat miniatur kapal dari bahan-bahan seadanya. Tetapi saat melihat banyak bambu di Kabupaten Pekalongan, saya berpikir memanfaatkannya sebagai bahan pembuatan miniatur," tuturnya.

Selain mudah dicari, Ali mengungkapkan, bambu tak kalah kuat dibandingkan dengan jenis kayu lain. Terlebih, bambu mudah dibentuk serta harganya lebih murah.

"Kalau memakai bahan dasar kayu modalnya sangat mahal, dan rata-rata kayu tidak memiliki kelenturan, berbeda dengan bambu. Bambu juga menjadi daya tarik bagi para kolektor miniatur kapal," jelasnya.

Karya Ali Sadono kini banyak diincar kolektor miniatur kapal dari berbagai negara. Pasalnya, setiap inci detail miniatur buatannya sangat diperhatikan dalam proses pembuatanya.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved