Revitalisasi Pasar Beras dan PPIB Kota Tegal Butuh Rp 28 Miliar 

Detail Engineering Design (DED) untuk Pasar Beras dan Komplek Gedung PPIB Kota Tegal yang selesai pada tahun 2017 lalu

Revitalisasi Pasar Beras dan PPIB Kota Tegal Butuh Rp 28 Miliar 
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
kondisi Pasar Beras terkini 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Detail Engineering Design (DED) untuk Pasar Beras dan Komplek Gedung PPIB Kota Tegal yang selesai pada tahun 2017 lalu. 

Dengan acuan DED, pengerjaan dua tempat tersebut akan memakan biaya hingga Rp 28 Miliar.

Pasar Beras sendiri berlokasi di Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur.

Sedangkan Gedung PPIB berada di Kelurahan Kemandungan, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.

Kabid Pasar Dinkop, UKM dan Perdagangan Kota Tegal, Maman Suherman mengatakan bahwa DED Pasar Beras dan Gedung PPIB merupakan acuan yang digunakan untuk proses revitalisasi dan dibuat dengan kajian para ahli dibidangnya.

"Proses revitalisasi kedua tempat itu akan terlaksana apabila sudah dianggarkan. Tetapi sampai saat ini belum juga dianggarkan. Jadi, harus menunggu," kata Maman kepada Tribunjateng.com, Rabu (25/7/2018).

Apabila mengacu pada DED, kata Maman, Pasar Beras nantinya akan dijadikan setral kuliner dan pusat oleh-oleh Pantura karena letaknya yang sangat strategis di pinggir jalan.

Anggaran yang dibutuhkan untuk proses revitalisasi Pasar Beras sendiri mencapai Rp 4 Miliar.

Apabila nanti jadi direvitalisasi, pihaknya tak akan mengganti nama pasar sehingga tetap menggunakan nama 'Pasar Beras'.

Sebab, nama Pasar Besar sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Kota Tegal.

"Kios penjual beras pun tetap dipertahankan. Sehingga pusat kuliner, oleh-oleh dan kios beras tetap ada disitu dan menjadi satu. Hanya saja akan lebih terawat dan bagus sesuai design," tambahnya.

Sedangkan untuk Gedung PPIB, Maman menuturkan jumlah anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 24 Miliar.

Meski demikian, menurut Maman, semua tergantung pada Walikota, apa siap dianggarkan atau tidak.

"Tetapi untuk konsep dan yang lainya akan tetap sama, sedangkan kedua tempat tersebut untuk proses revitalisasi dianggarkan Rp 28 M," jelas Maman.(*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved