Breaking News:

Airport Corner

Nam Air Segera Luncurkan Charter Regular Flight ke Karimunjawa

Pesawat yang digunakan untuk terbang ke Karimunjawa adalah ATR 72-600. Hingga saat ini telah banyak masyarakat menanyakan rute tersebut.

BANGKA POS/Resha Juhari
Pesawat jenis Boeing 737-500 milik penerbangan NAM Air saat mendarat pada acara Penerbangan perdana (inaugural flight) Nam Air di Bandara Depati Amir Pangkalan Baru, Rabu (11/12/2013). Nam Air dibawah bendera Sriwijaya Air akan melayani rute dari Jakarta ke Pontianak (PP) dan Jogjakarta ke Pontianak (PP). Dan pesawat kedua, direncanakan menerbangi rute Palu ke Luwuk (PP), Surabaya ke Palu (PP), Surabaya ke Pangkalanbun (PP) dan Semarang ke Pangkalanbun (PP). (BANGKA 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Maskapai penerbangan Nam Air segera luncurkan rute Semarang-Karimunjawa.

Distrik Manager Sriwijaya grup, Budi Sasongko mengatakan, konsep penerbangan destinasi Karimunjawa adalah regular charter flight. Konsep tersebut berlaku dari tanggal 1 Agustus 2018 hingga 31 Agustus 2018.

"Konsep regular charter artinya charter punya jadwal tetap," tuturnya, Rabu (25/7).

Budi mengatakan, jadwal penerbangan seminggu tiga kali yakni hari Rabu, Jumat, dan Minggu. Pesawat berangkat dari Semarang menuju Karimunjawa pukul 14.45, dan dari Karimunjawa 15.25.

"Pesawat Nam Air ini di charter, dan pengelola administrasi dari pencharter," tuturnya.

Menurut dia, pesawat yang digunakan untuk terbang ke Karimunjawa adalah ATR 72-600. Hingga saat ini telah banyak masyarakat menanyakan rute tersebut. "Karena sifatnya charter maka pengelolaan reservasi ya dari pencharter," tuturnya.

Menurutnya, Nam Air tidak menutup kemungkinan akan membuka penerbangan reguler ke Karimunjawa. Namun pihaknya meminta agar landasan di Karimunjawa diperpanjang.

"Aslinya sudah banyak yang dibenahi. Kepala Bandaranya sangat kreatif. Saya meyakini bahwa akan merealisasikan perubahan di Bandara Dewandaru," tukasnya.

Terpisah, Kepala Bandara Dewandaru Karimunjawa, Dodi Dharma Cahyadi tidak ada persiapan lebih sebelum didarati oleh pesawat Nam Air. Namun pihaknya tahun depan akan mengembangkan landasan menjadi 1400 meter.

"Saat ini masih 1200 meter, dan tahun depan akan dipanjangkan 200 meter agar maksimal. Sekarang posisi pengembangan bandara masih dalam tahap persiapan lahan. Saya juga laporkan dan sudah disetujui pak Dirjen Perhubungan udara agar terminal Bandara dibangun menjadi 1000 meter persegi," jelasnya saat dihubungi Tribun Jateng.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved