Breaking News:

Jelang Idul Adha, Pengawasan Hewan Kurban Diperketat

Pengawasan hewan kurban baik yang berada di Kabupaten Purbalingga maupun yang akan dikirim ke luar daerah diawasi secara ketat.

Editor: galih permadi
Kompas.com
ilustrasi hewan kurban 

“Kalau mau motong lapor dulu ke desa atau ke kita (Dinpertan, Red) jadi nanti kita tahu motong berapa, jam sekian, dimananya, kan gak cuma di RPH,” terangnya.

Pengawasan hewan kurban juga dilakukan guna mengantisipasi adanya cacing hati pada hewan kurban dengan mengadakan pengobatan cacing hati.

Selain obat cacing hati, hewan ternak juga diberikan vitamin untuk merangsang pertumbuhan hewan ternak.

“Yang jelas obat cacing ini supaya nanti kalau disembelih tidak ada cacing hatinya, dari dinas menyediakan banyak obat cacing kayaknya sekitar 500an,” jelas Maharsi Wulan.

Temuan daging kurban yang mengandung cacing hati pada Tahun 2017 pada sapi mencapai 118 ekor dan kambing sebanyak 14 ekor.

Jumlah ini menurutnya mengalami penurunan sebanyak 50 persen dari tahun sebelumnya.

“118 ekor itu dari 2150 ekor sapi yang dipotong, 14 ekor kambing dari 5450, untuk kerbau dan domba pada tahun sebelumnya tidak terindikasi adanya cacing hati,” paparnya.

Ia berharap pada tahun ini temuan cacing hati pada daging kurban dapat diminimalisir kembali.

Dinpertan melalui Bidang Peternakan telah melakukan pemberian obat cacing dan pengobatan masal untuk seluruh ternak yang akan dijadikan sebagai hewan kurban.

“Tahun ini harusnya turun lagi, kita dari awal sudah melakukan pengobatan banyak banget,” harap Maharsi Wulan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved