Satgas Waspada Investasi Temukan 20 Entitas Usaha Tanpa Izin, Dua di Antaranya Ada di Semarang

Satgas Waspada Investasi, menemukan 20 kegiatan usaha dari entitas yang tidak memiliki izin usaha pemasaran produk dan penawaran investasi

Satgas Waspada Investasi Temukan 20 Entitas Usaha Tanpa Izin, Dua di Antaranya Ada di Semarang
Tribun Jateng/hermawan endra
Pengukuhan Tim Kerja Satgas Waspada Investasi (SWI) Provinsi Jateng dan Pelantikan Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Jawa Tengah, di Crown Hotel, Jumat (7/10). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi, kembali menemukan 20 kegiatan usaha dari entitas yang tidak memiliki izin usaha pemasaran produk dan penawaran investasi.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing, mengatakan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar berhati hati terhadap penawaran produk atau penawaran investasi tersebut.

Tongam mengaku, imbauan ini dikeluarkan untuk memberi perlindungan terhadap konsumen.

20 entitas ini ditengarai berpotensi merugikan masyarakat mengingat imbal hasil atau pembagian keuntungan yang dijanjikan tidak masuk akal.

Ke 20 entitas tersebut telah dipantau dan diidentifikasi oleh Satgas Waspada Investasi pada bulan Juli 2018.
Dari total 20 entitas tersebut, dua di antaranya ada di Kota Semarang.

Dua entitas tak berizin di Kota Semarang, menurut Tongam merupakan keanggotaan multy level marketing (MLM) dengan pembagian bonus referral tanpa izin.

"Ada juga yang melakukan penjualan produk kesehatan dan produk kecantikan secara multy level marketing tanpa izin," kata Tongam, Senin (30/7/2018).

Tongam menegaskan, dua entitas di Kota Semarang yang melakukan usaha perdagangan produk tanpa izin tersebut yakni PT Graha Sahabat Indonesia (grahawarta.com, klik bonus, PT Sarana Indonesia Nusantara) dan PT Ganesha Putra Indonesia.

PT Graha Sahabat Indonesia merupakan multy level marketing dengan bonus referral tanpa izin sedangkan PT Ganesha Putra Indonesia melakukan penjualan produk kesehatan bernama G4nesh coklat gingseng dan produk kecantikan bernama G4nesh premium soap & beauty secara multy level marketing tanpa izin.

Halaman
12
Penulis: muh radlis
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved