Overpass Manahan Sudah 49 Persen, Dibangun Gunakan Teknologi Terbaru Mortar Busa
Pembangunan overpass ini pun menggunakan teknologi baru yakni mortar busa
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Overpass Manahan Solo saat ini sedang dalam proses pembangunan. Pembangunan overpass ini pun menggunakan teknologi baru yakni mortar busa.
Aditiya Handoko, bagian K3 PT Yasa Patria Perkasa selaku kontraktor proyek mengatakan bila teknologi ini baru diterapkan di tiga proyek jalan layak.
Di antaranya di Antapani Bandung, Bandung Kota dan juga di Solo.
Menurutnya, jika dibanding teknologi sebelumnya yakni pengecoran dengan timbunan tanah, teknologi mortar busa disebut lebih canggih.
"Jadi sesuai rekomendasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (Pusjatan), dan teknologi ini juga lebih ramah lingkungan," paparnya, Selasa (31/7/2018).
Menurut Aditiya, pengecoran menggunakan timbunan tanah mempunyai potensi mencemari lingkungan. Namun bila menggunakan mortar busa sesuai studi dari Pusjatan, kata Aditiya, tak menyebabkan pencemaran lingkungan.
Walau begitu, Aditiya menyebut secara teknis cara baru itu berbeda jika dibandingkan dengan beton. Sebab teknologi mortar busa atau foam hanya menggunakan mortar, semen, air dan dicampur dengan busa atau foam.
"Penimbunan ini diperkirakan akan berjalan lebih kurang dua minggu, nanti dikejar dengan pemasangan corrugated. Dan akhir Agustus akan dilakukan erection girder," ungkapnya.
Lebih jauh ia menerangkan, terdapat lima girder yang disambung di antara tiang yang ada di utara dan selatan rel Manahan Solo.
"Pengerjaan mencapai 49 persen. Oktober tahun ini, kami optimistis selesai," urai dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/jalan-raya-manahan-solo_20180312_100951.jpg)