60 Persen Calon Jamaah Haji Asal Kudus Berusia di Atas 50 Tahun

Calon Jamaah haji yang berangkat dari Kabupaten Kudus tahun ini terdapat 1.421 orang.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
pemberangkatan calon jamaah haji asal Kudus menuju Donohudan di Pendopo Kudus, Rabu (1/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Calon Jamaah haji yang berangkat dari Kabupaten Kudus tahun ini terdapat 1.421 orang.

Mereka tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 53 sampai 57.

Untuk kloter 53 dan 54 telah berangkat pada Rabu (1/8/2018) dinihari untuk menuju embarkasi Donohudan.

Sedangkan kloter 55 berangkat siangnya pada pukul 13.00 WIB.

Sisanya berangkat pada Kamis (2/8/2018) dinihari.

Dari jumlah calon jamaah haji yang berangkat terdapat satu jamaah yang gagal berangkat karena meninggal.

“Sedianya ada 1.422 orang yang harusnya berangkat, ada satu jamaah yang meninggal,” kata Kepala Kementerian Agama Kudus Noor Badi, Rabu (1/8/2018).

Dia mengatakan, dari seluruh jamaah asal Kudus, 60 persen di antara berusia di atas 50 tahun. Dipastikan mereka dalam keadaan sehat, karena sebelumnya telah menjalankan tes kesehatan.

Terlebih, keberangkatan mereka Tanah Suci juga mendapatkan dampingan dari tim pemandu haji daerah (TPHD) dan tenaga kesehatan haji daerah (TKHD) sebanyak sembilan personel.

Bahkan sebelumnya Kepala Seksi Penyelengaraan Haji dan Umroh Kemenag Kudus Suudi mengatakan, ada 516 jamaah asal Kudus yang berisiko mengidap penyakit degeneratif atau penyakit kanker, jantung, hipertensi, diabetes, dan stroke.

Maka untuk mengantisipasi hal buruk ketika terjadi, maka jamaah yang berisiko tinggi terkena penmyakit diberi tanda berupa gelang berwarna oranya.

“Agar lebih mudah dalam penanganan dan mengetahui jika yang memakai gelang berisiko terkena degeneratif,” katanya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved