Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Petani Bawang Merah Brebes Curhat kepada Mentan soal Mafia Pangan yang Merugikan

Mentan Amran yang didampingi Dirut Bulog, Budi Waseso, dan anggota DPR RI, Agung Widyantoro menerima curhatan dari seorang petani bawang merah

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
anggota dpr ri, agung widyantoro; dirut bulog, budi waseso; mentan, andi amran; bupati brebes, idza priyanti (dari kiri ke kanan) saat menghadiri panen raya bawnag merah di desa jagalempeni, wanasari brebes. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,BREBES- Selain melepas ekspor 5.600 ton bawang merah di Brebes, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman juga sempat berdialog dengan petani bawang yang tengah panen di Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari, Brebes, Rabu (1/8/2018).

Sesampai di ladang bawah, Mentan Amran yang didampingi Dirut Bulog, Budi Waseso, dan anggota DPR RI, Agung Widyantoro menerima curhatan dari seorang petani bawang merah setempat, Setiono (58).

"Terimakasih kepada Bulog yang telah menyerap bawang merah dari para petani. Namun, kalau masih ada orang yang masih bermain, tetap saja kondisi petani bawang akan remuk," tutur Setiono.

Menurutnya, mafia pangan sangat merugikan para petani lantaran harga bawang merah di tingkat petani bisa anjlok drastis.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Kelompok tani Uman Jaya 1, Sultoni (47). Ia mengatakan harga bawang merah di tingkat petani saat ini berkisaran Rp 18 ribu perkilogram.

"Dengan harga itu, petani masih bisa menanam kembali. Namun, kami harapkan bisa dinaikan lagi agar kami bisa menikmati untung," ucapnya.

Ia khawatir harga bawang di tingkat petani bisa turun akibat oknum yang melakukan impor bawang merah.

"Kami, petani lokal, masih mampu mencukupi kebutuhan sendiri. Jangan ada impor yang merugikan kami," imbuhnya.

Mendengar keluhan para petani itu, Mentan Amran, menuturkan saat ini mafia pangan sudah diberantas pihaknya.

"Saya dan Pak Buwas (panggilan Budi Waseso) sudah memberantas mafia- mafia itu," tegas Amran.

Sementara, Buwas menuturkan pihaknya telah bersinergi dengan Kementerian Pertanian, TNI, dan Kepolisian untuk memberantas mafia pangan.

"Kami juga siap membeli hasil panen bawang merah petani di Brebes. Gudang penyimpanan dengan sistem pengkondisian udara atau CAS (controlled atmosphere storage) sudah dibangun di Brebes," terangnya.

Mesin penyimpanan itu dapat menjaga dan mengontrol kelembaban udara sehingga dapat memperpanjang usia bawang.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved