PT Tossa Shakti Terancam Pailit

PT Tossa Shakti terancam pailit, karena gagal menjalankan kewajibannya untuk membayar hutang

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Tossa Shakti terancam pailit, karena gagal menjalankan kewajibannya membayar hutang, sebesar Rp 9 miliar lebih.

Perusahaan yang didirikan oleh Cheng Basuki, selama 35 tahun bergelut didunia industri itu, gagal menjalankan kewajibannya.

Kemudian, permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan dua krediturnya, yaitu, PT Sinar Surya Maju Sentosa dan PT Marcisel Globalindo, dikabulkan oleh majelis hakim dalam sidang Pengadilan Niaga (PN) Semarang, belum lama ini.

"Perkaranya sudah diputus pekan lalu, majelis mengabulkan permohonan PKPU kreditur. Permohonan PKPU tersebut diajukan oleh PT Sinar Maju Sentosa dan PT Marcisel Globalindo, yang memiliki piutang sebesar Rp 9 miliar lebih itu," kata Panitera Muda Niaga PN Semarang, Afdlori saat dikonfirmasi, pada Rabu (1/8/2018).

Berdasarkan informasi, dari website resmi PN Semarang,http://sipp.pn-semarangkota.go.id, permohonan PKPU perusahaan yang terletak di Jalan Raya Semarang-Kendal KM 19 Kaliwungu, Kendal itu, tercatat dengan nomor 13/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN Niaga Smg, yang diajukan pada 22 Juni 2018 lalu.

Dalam berkas permohonanya, kedua kreditur tersebut mengajukan, melalui tim kuasa hukumnya, dari kantor advokat Alexander Waas & Associates, meminta mejelis mengabulkan permohonan PKPU yang diajukan oleh para pemohon PKPU terhadap termohon PKPU untuk seluruhnya.

Kemudian menyatakan termohon PKPU berada dalam keadaan PKPU sementara dengan segala akibat hukumnya.

Selain itu, para pemohon PKPU meminta majelis hakim menunjuk hakim pengawas dari hakim-hakim niaga di PN Semarang, untuk mengawasi proses PKPU termohon PKPU.

Selanjutnya, mengangkat Otto Bismark Simanjuntak dan Kenny Hasibuan, Donny Setiawan, bersama-sama selaku tim pengurus dalam proses PKPU dari termohon PKPU.

Halaman
12
Penulis: hesty imaniar
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved