Stok Beras Bulog Melimpah, Buwas Sewa Gudang TNI dan Polri
Stok Beras Bulog Melimpah, Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso, Sewa Gudang TNI dan Polri
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto
TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso, mengatakan telah memaksimalkan penyerapan beras dari para petani di seluruh Indonesia.
Karena itu, stok beras di gudang Bulog melimpah dan sudah tidak bisa menampung cadangan beras lagi.
"Kami memiliki kemampuan menyimpan cadangan beras hingga 4 juta ton. Namun, karena ada sejumlah masalah, gudang kami hanya bisa menyimpan 3,2 juta ton beras," kata Budi Waseso saat di Brebes, Rabu (1/8/2018).
Permasalahan gudang yang ia maksud yakni adanya kerusakan dari pemakaian dan cuaca sehingga Bulog tidak bisa memaksakan bisa menampung hingga gudang penuh 4 juta ton.
Pria yang akrab disapa Buwas ini menuturkan untuk kebutuhan penyimpanan, institusinya akan menyewa gudang milik TNI dan Polri.
"Saat ini tengah melakukan penyerapan beras di seluruh Indonesia. Karena stok beras melimpah, saya sudah berkoordinasi untuk menyewa gudang milik TNI dan Polri," ujar komisaris jenderal purnawirawan polisi itu.
Stok beras yang ada itu merupakan hasil penyerapan dalam negeri dan sisa tahun lalu.
Jumlah yang berlebih atau surplus itu, kata Buwas, disiapkan untuk menjaga persediaan dan ketahanan pangan dalam negeri.
"Karena itu, kita tidak perlu impor beras karena punya cadagangan beras yang melimpah," imbuhnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/andi-amran-dan-budi-waseso_20180801_221621.jpg)