Ganjar Sarapan Jenang Ganyong di Selo Boyolali Saat Suhu 10 Derajat Celcius
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sarapan jenang Ganyong saat menginap di Desa Suroteleng, Kecamatan Selo, Boyolali
Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sarapan jenang Ganyong saat menginap di Desa Suroteleng, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Kamis (2/8/2018) pagi.
Ganyong merupakan jenis umbi-umbian.
Nama latinnya adalah Canna Discolor.
Jenang itu disajikan di dua baskom besar, lengkap dengan santan encer nan manis.
"Wah ini, jenang. Ini jenang apa, pak?" tanya Ganjar usai cuci muka.
Pria asal Karanganyar itu keluar kamar sekitar pukul 06.00. Maklum Kecamatan Selo terletak di perbukitan, diapit antara gunung Merapi di sisi Selatan dan Merbabu di sebelah Utara.
Dia mengenakan pakaian hangat dari ujung kepala hingga kaki.
Suhu udara di desa itu mencapai 10 derajat Celcius.
"Ganyong ini, pak gubernur. Monggo, pak, didahar (dimakan)," jawab Kepala Desa Suroteleng, Sutris, ramah.
Kuliner bersantan gurih manis itu diyakini Sutris dan warga setempat sebagai pembersih pencernaan.
Bisa juga sebagai penyembuh asam lambung.
"Jenang ini tidak mengenyangkan. Silakan coba makan 10 piring, pasti tidak kenyang. Itu dalam pencernaan nanti langsung mencair," imbuhnya.
"Oke. Ayo do mangan (ayo makan). Iki sehat. Masyarakat Jawa Tengah juga biasakan makan ya, biar sehat," ajak Ganjar.
Sembari melahap jenang Ganyong, seperti biasa, Ganjar membuat video blog (vlog).
Pria berambut putih itu membuat sayembara atau kuis dalam akun Instagramnya.
Dia memberi soal nama jenang tersebut.
Hanya satu warganet yang berhak mendapat hadiah, bila jawaban tepat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gubernur-jawa-tengah-ganjar-pranowo-sarapan-jenang-ganyong_20180802_194116.jpg)