Nurul Anggap Jalan Sutan Syahrir Kota Pekalongan Seperti Jalan Bebek

Karena Jalan Sutan Syahrir menjadi akses utama masyarakat melakukan aktivitas, dan Pemkot tak kunjung memperbaiki jalan tersebu

Nurul Anggap Jalan Sutan Syahrir Kota Pekalongan Seperti Jalan Bebek
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Kondisi Jalan Sutan Syahrir penuh lumpur dan digenangi air, Jumat (3/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Sudanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kondis jalan Sutan Syahrir yang terletak di Pasirsari, Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat dikeluhkan warga, pasalnya jalan selalu digenangi air bercampur lumpur.

Karena Jalan Sutan Syahrir menjadi akses utama masyarakat melakukan aktivitas, dan Pemkot tak kunjung memperbaiki jalan tersebut. Warga melakukan protes dengan membuat patung orang yang sedang
memancing ikan.

Kondisi jalan tersebut membuat beberapa siswa yang setiap hari melintas terpaksa harus menenteng sepatu, celana ataupun rok yang dikenakan agar tidak kotor terkena lumpur.

Satu di antaranya Nurul Fitriani seorang siswi MI Pasirsari, mau tak mau siswi tersebut harus melalui jalan dengan kondisi memprihatinkan tersebut untuk sampai ke sekolah.

"Sepatu harus dilepas agar tidak kotor, esok hari juga harus digunakan lagi," katanya sembari bersiap melalui jalan penuh lumpur tersebut, Jumat (3/8/2018).

Nurul mengatakan, setiap hari ia melewati Jalan Sutan Syahrir, walaupun jalan menuju ke sekolannya ada yang sudah dibeton namun mayoritas jalan dalam kondisi rusak.

"Seperti jalan bebek, penuh lumpur dan basah. Kalau lewat kadang-kadang seragam juga kotor, tidak hanya saya teman-teman yang naik sepeda juga sama harus lepas sepatu," paparnya.

Sementara itu, Nur Hayati warga RT 05 RW 04 Pasirsari menambahkan, rusakanya Jalan Sutan Syahrir sudah berkangsung bertahun-tahun. Dan belum ada tindakan dari pemerintah kota.

"Kami sangat berharap Jalan Sutan Syahrir segera diperbaiki, agar aktivitas warga tidak terganggu. Karena tidak hanya lumpur, kalau sore hari air yang menggenangi jalan semakin tinggi karena rob masuk," imbuhnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved