Sociopreneur Camp 2018 di Semarang Undang Sejumlah Tokoh Nasional
SPC 2018 merupakan perhelatan tahunan yang mengundang beragam tokoh nasional guna membangkitkan keberanian para pemuda dalam menggapai mimpinya.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir dalam Sociopreneur Camp (SPC) 2018.
Mereka antara lain Ketua MPR Zulkifli Hassan, Bambang Widjojanto (wakil ketua KPK 2011-2015), Bambang Suherman (Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa), dan Sudirman Said (Menteri ESDM 2014-2016).
Ada pula Fahd Pahdepie (penulis), Wahyu Aji (CEO Good News From Indonesia), Hakam el Farizi (CEO bawaberkah.org), Baban Sarbana (CEO & Founder Yatim Online), dan Fatchuri Rasidin (GM Human Capital Dompet Dhuafa).
SPC 2018 merupakan perhelatan tahunan yang mengundang beragam tokoh nasional guna membangkitkan keberanian para pemuda dalam menggapai mimpinya.
Acara ini digelar Beastudi Indonesia Dompet Dhuafa di Semarang, Jawa Tengah, Jumat-Selasa (3-7/8/2018).
Peserta adalah 144 mahasiswa Penerima Manfaat (PM) Beastudi Etos dari 17 perguruan tinggi negeri (PTN) di seluruh Indonesia.
Menurut Fherdes Setiawan, Manajer Beastudi Etos Dompet Dhuafa Pendidikan, SPC 2018 digadang-gadang menjadi ajang yang tepat untuk menumbuhkan semangat sociopreneur di kalangan pemuda.
SPC tahun ini mengusung tema The Future Sociopreneur Leaders, terdiri atas beragam kegiatan mumpuni.
"Ada Inspiring Leadership Talk dengan tema Model Kepemimpinan di Era Milenial. Kemudian talkshow Gerakan Pemberdayaan di Era Mileneal. Juga training dan workshop Inovasi Pemberdayaan, training career, dan gala dinner bersama wakil walikota Salatiga dan team building bersama Yonif Banteng Raider," terang Ferdes dalam rilis kepada Tribunjateng.com.
Dia menyatakan ada tiga tujuan utama pelaksanaan SPC tahun ini.
Satu di antaranya membangun pemahaman dan wawasan generasi muda mengenai optimalisasi pemberdayaan diri melalui kemajuan teknologi dan informasi.
Selama enam hari, peserta SPC tak hanya mendapat materi yang dapat menambah pengetahuan tentang sociopreneur.
Rangkaian acara SPC juga menjadi ajang membangun dan mempererat jaringan bagi mereka.
“Kami harapkan setelah mengikutinya, para peserta mampu mengaktualisasikan serta mengimplememntasikan ilmu yang didapat di kehidupan sehari-hari sehingga mampu membangun negeri ini,” jelas Fherdes. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sociopreneur-camp-2018_20180803_231506.jpg)