Undip Buka Pendaftaran Dua Prodi di Kabupaten Pekalongan
Diterangkan Sekdin Bappeda dan Litbang Bambang Yulian Akbar, Pemkab telah menjalin kerjasama bersama Undip Januari lalu
Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang dibangun di Kabupaten Pekalongan membuka pendaftaran calon mahasiswa baru program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU).
Adapun dalam program tersebut masyarakat bisa mendaftarkan diri di dua prodi yaitu D3 Akuntansi dan D3 Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK).
Dengan adanya pendaftaran mahasiswa baru yang nantinya akan menuntut ilmu di kampus Undip yang terletak di Kajen, diharapkan bisa menjadi pemicu peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Pekalongan.
Diterangkan Sekdin Bappeda dan Litbang Bambang Yulian Akbar, Pemkab telah menjalin kerjasama bersama Undip Januari lalu.
"Untuk tahap awal akan dibuka dua prodi, yakni D3 Akuntansi dan D3 PWK yang sebelumnya sudah dilakukan kajian dan pendataan terkait peminatan oleh pihak Undip. Kami ingin prodi PSDKU terakreditasi A agar kualitas pengajar maupun lulusannya nanti terjamin," ujarnya, Jumat (3/8/2018).
Ia menambahkan penerimaan calon mahasiswa baru kampus Undip Pekalongan akan dibuka 2 hingga 21 Agustus mendatang.
"Pendaftaran calon mahasiswa baru terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia dan akan dilakukan dengan sistem online di website Undip yakni www.um.undip.ac.id. Dan masing-masing prodi di Undip Pekalongan akan menerima 60 mahasiswa," paparnya.
Terkait seleksi penerimaan, dituturkan Akbar, akan dilaksanakn 26 Agustus, dan direncanakan seleksi digelar di SMAN 1 Kajen.
"Untuk lokasi perkuliahan nanti dilaksanakan di gedung Sanggar Kegiatan Bersama (SKB) yang terletak di Jalan Mandurorejo, Desa Tanjung Kulon, Kecamatan Kajen yang sudah dihibahkan ke Undip. Lokasi tersebut memiliki luas tanah 3.120 meter persegi yang sudah berdiri bangunan seluas 351 meter persegi, kedepan untuk pengembangan Undip, Pemkab sudah menyediakan lahan seluas 9,8 hektar di Kecamatan Kesesi," timpalnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/undi_20180803_161832.jpg)