Live Streaming Bali United Vs PSIS di O Channel, Mulai Jam 15.30 WIB
Bertandang ke markas Bali United, PSIS Semarang hanya memiliki sedikit waktu untuk mempersiapkan pertandingan.
Penulis: Lita Febriani | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, GIANYAR - PSIS Semarang akan menghadapi Bali United dalam lanjutan Liga 1 2018 pekan ke 19.
Skuat Mahesa Jenar tiba di Bali pada Kamis (2/8/2018) siang dan memboyong 18 pemainnya.
Pertandingan Bali United vs PSIS ini akan disiarkan langsung stasiun televisi O Channel mulai pukul 15.30 WIB, juga melalui live streaming resmi di sini.
Bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, anak asuh Vincenzo Alberto Annese hanya memiliki sedikit waktu untuk mempersiapkan pertandingan.
"Kami berlatih sekali setelah game kemarin, ada beberapa pemain yang cedera usai laga dengan PSM karena kemarin pertandingannya cukup keras jadi kami menyiapkan pertandingan hanya sehari," tutur allenatore asal Italia tersebut dalam konferensi pers jelang pertandingan, Jumat (3/8/2018)
Sang arsitek PSIS Semarang akan mengandalkan kekompakan timnya guna menaklukkan anak asuh Widodo Cahyo Putro.
"Kita tahu Bali adalah tim yang luar biasa, saya lihat di internet ada pemain baru (Brwa Nouri) juga saya sudah lihat. Tapi kembali kami tim yang kompak. Kami harus bermain kompak untuk meraih poin di sini. Bali bagus mereka bisa mengalahkan Medan kemarin dengan skor 2-1," terang Vincenzo Alberto Annese.
Di kubu Bali United, pelatih Widodo C Putro mengaku sudah mempelajari gaya permainan calon lawan.
Bahkan dia juga sudah menganalisis beberapa pertandingan terdahulu PSIS.
Termasuk pertandingan away PSIS menghadapi Persib dan Persipura.
Widodo, sapaan akrab eks-bintang timnas di Piala Tiger 1996 ini, sudah menyiapkan timnya untuk bermain menekan sejak menit awal.
Ia juga sudah menginstruksikan pemain tetap berkonsentrasi agar tidak kecolongan saat lawan melakukan counter attack.
Apalagi PSIS saat ini menambah amunisi baru di posisi striker, Abou Bakr Al Mel.
"Ada beberapa pemain yang PSIS rekrut. Dari asing, ada pemain Lebanon. Saya lihat skillnya bagus dan memberi assist di pertandingan mereka sebelumnya. Tapi siapa pun pemain mereka yang main besok, tidak akan bisa leluasa memainkan bola di pertandingan besok." kata Widodo.
Menghadapi PSIS, Widodo mengaku sudah memahami karakter permainan pelatih Italia Vincenzo Alberto Annese.
Sebab saat berstatus pemain profesional, ia juga pernah dilatih pelatih asal Italia.
Menurutnya, gaya khas permainan Italia adalah permainan kompak baik saat menyerang maupun bertahan.
Eks-pelatih Sriwijaya FC ini sudah berdiskusi dengan pemainnya untuk memecahkan gaya permainan catenaccio khas Italia.
"Karakter tim yang dipimpin pelatih Italia, mereka secara tim sangat disiplin. Baik menyerang maupun bertahan, selalu bersama-sama. Mereka kemarin saya lihat begitu bertahan selalu numpuk pemain di belakang, lima sampai enam pemain," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/psis-semarang-gelar-latihan-rutin-di-lapangan-terang-bangsa-komplek-marina-semarang_20180803_150727.jpg)