Ayah Angkat Aniaya Balita 4 Tahun Hingga Tewas Hanya Gara-gara Masalah Tidur Siang

IT melihat mata anak angkatnya yang disuruh tidur siang berkedip-kedip. Dia yang jengkel menganggap AM yang berusia 4 tahun ini membohonginya.

Ayah Angkat Aniaya Balita 4 Tahun Hingga Tewas Hanya Gara-gara Masalah Tidur Siang
TRIBUN PONTIANAK/HADI SUDIRMANSYAH
Polisi menggiring IT ayah angkat yang menganiaya balita 4 tahun hingga tewas di kantor Polresta Pontianak, Kalbar, Senin (6/8/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, PONTIANAK - Polresta Pontianak, Kalimantan Barat, akan menjerat ayah angkat almarhumah AM (4) dengan Pasal 80 ayat 3 UU Perlindungan Anak.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol M Husni Ramli, menuturkan motif penganiayaan berat yang dilakukan IT alias TF kepada anak angkatnya itu adalah emosi.

AM meninggal dunia, Minggu (5/8/2018) sekitar pukul 10.00 WIB, di ruang ICU RSU St Antonius Pontianak.

"Pengakuan tersangka, dia emosi‎‎ karena anak angkatnya itu membohonginya dengan pura-pura tidur. Maka terjadilah penganiayaan tersebut," ujar Kompol Husni Ramli, Senin (6/8/2018)

Berdasarkan keterangan dan olah TKP, tersangka memang sering melakukan penganiayaan terhadap korban. 

Kejadian terakhir pada Kamis (2/8/2018) sekira jam 10.15 WIB.

"Saat ini tersangka sudah diamankan. Barang bukti yakni satu ba‎ntal guling motif kotak-kotak warna coklat krem," kata Husni

Laporan polisi sudah ada dari ‎ayah kandung AM, yakni Yanto, pada 4 Agustus lalu.

Dalam olah TKP terungkap penganiayaan berat itu terjadi saat IT, warga Desa Limbung, Kecamatan Sui Raya Kubu Raya, bangun tidur.

Dia kemudian ke luar rumah hendak memasukkan burung peliharaan.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved