Breaking News:

5 Terdakwa Perusakan PT RUM Sukoharjo Divonis

kasus perusakan terhadap bangunan PT Rayon Utama Makmur (RUM) Sukoharjo, divonis hukuman penjara 2 tahun, hingga 2 tahun 3 bulan

Penulis: hesty imaniar | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/HESTY IMANIAR
Foto Terdakwa perusakan PT RUM Sukoharjo di PN Semarang 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 5 dari 7 terdakwa, kasus perusakan terhadap bangunan PT Rayon Utama Makmur (RUM) Sukoharjo, divonis hukuman penjara 2 tahun, hingga 2 tahun 3 bulan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Selasa (7/8/2018).

Vonis yang didapat oleh terdakwa itu, lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut, yang sebelumnya.

Kelima terdakwa itu, adalah M Hisbun Payu, Sutarno, dan Brillian Yosef Nauv, serta Kelvin Ferdiansyah Subekti dan Sukemi Edi Susanto, yang diadili secara terpisah dari ketiga terdakwa sebelumnya, dengan Hakim Ketua Sigit Harianto.

Dalam persidangan, untuk terdakwa Hisbun, Sutarno, dan Brillian, hakim menyatakan ketiganya terbukti melanggar Pasal 406 KUHP tentang perusakan.

Sehingga dari ketiga terdakwa tersebut, satu terdakwa Hisbun Payu, dijatuhi hukuman paling berat, yakni 2 tahun dan 3 bulan penjara.

Sedangkan Sutarno dan Brillian, dijatuhi hukuman penjara 2 tahun.

Sementara pada sidang lain, dengan terdakwa Kelvin Gerdiansyah dan Sukemi, majelis hakim, menjatuhkan hukuman 2 tahun dan 3 bulan penjara untuk mereka.

Hakim menyatakan kedua terdakwa secara terbukti, melanggar Pasal 187 dan 406 KUHP.

"Bahwa, tindakan para terdakwa inilah, yang mengakibatkan kerusakan terhadap barang milik PT RUM saat digelar demontrasi, yang dipicu oleh kekecewaan karena Bupati Sukoharjo batal mengumumkan penutupan sementara pabrik tersebut," kata Hakim Sigit.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved