Pria yang Diduga Bunuh dan Bakar Ferin Anjani Akhirnya Tertangkap, Korban Sempat Dibuat Tak Sadar

Ibunda Ferin, Kiswanti menyebut telah diminta datang ke Polsek Gajahmungkur untuk mendapatkan kabar tersebut

Pria yang Diduga Bunuh dan Bakar Ferin Anjani Akhirnya Tertangkap, Korban Sempat Dibuat Tak Sadar
bbc
Ilustrasi jenazah 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tersangka pembunuh Ferin Diah Anjani (21) gadis yang ditemukan dalam keadaan meninggal, hangus terbakar di hutan jati Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora seminggu lalu diketahui telah ditangkap kepolisian.

Hal itu dipaparkan oleh keluarga korban yang sudah dikabari pihak kepolisian terkait penangkapan tersangka.

Ibunda Ferin, Kiswanti menyebut telah diminta datang ke Polsek Gajahmungkur untuk mendapatkan kabar tersebut.

"Di sana saya menyampaikan keterangan dan diberitahu anggotanya bahwa pelaku sudah tertangkap cuman sebatas itu saja, nggak diberitahu orang mana dan motifnya apa," beber Kiswati.

Terpisah, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Triatmaja membenarkan bahwa tersangka pembunuhan sadis tersebut telah diringkus.

"Tidak lebih dari 24 jam setelah identitas korban diketahui, tersangka langsung diringkus oleh anggota Satreskrim Polres Blora dengan dukungan Jatanras Polda Jateng," ucapnya saat dihubungi, Selasa (7/8/2018).

Tersangka berinisial K dan berusia 35 tahun tersebut kini masih menjalani penyelidikan lebih lanjut di Polres Blora.

Hal itu karena ada dugaan pada tahun 2011 tersangka juga pernah melakukan tindakan dengan kronologis yang sama namun tidak terungkap.

Dihubungi terpisah, Kapolres Blora, AKBP Saptono memaparkan dugaan awal dia menyebut, korban diajak berkencan oleh tersangka di sebuah kamar hotel di Semarang.

Setelah itu tersangka kemudian membuat korban tidak sadar. Disaat itulah tersangka membunuh dan untuk menghilangkan jejak korban dibakar di hutan Jati di wilayah Blora.

Luka bakar juga disebut hampir seratus persen hingga membuat jenazah sulit diidentifikasi.

"Tersangka diketahui merupakan karyawan hotel di Semarang, menetap di Semarang namun kelahiran Blora," pungkas Saptono. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved