Santri di Kendal Ramai-Ramai Terbitkan Buku

Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Kabupaten Kendal, menerbitkan buku karya sastrawan dan santri Kendal

Istimewa
Kegiatan peluncuran buku karya santri di Kendal, hari Minggu lalu. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Kabupaten Kendal, menerbitkan buku karya sastrawan dan santri Kendal.

Buku kumpulan esai berjudul 'Ramadan di Kampung Halaman' dan buku kumpulan pantun 'Randu Alas' yang merupakan akronim dari Romantika Dunia Ala Santri yang merupakan karya Muhammad Mahzum, santri Ponpes Al-Itqon Patebon, Kendal.

Kedua buku tersebut diluncurkan secara resmi oleh Ketua PCNU Kabupaten Kendal, KH Muhammad Danial Royyan di Gedung NU Kendal, Minggu (5/7/2018) lalu.

Selain peluncuran, dalam kesempatan itu juga digelar diskusi, bedah buku yang didapuk oleh Muslichin, Ketua Lesbumi PCNU Kendal dan Kusfitria Marstyasih, Ketua Komunitas Rumah Kita (Koruki) Demak.

“Penerbitan buku ini merupakan salah satu program kerja dari Lesbumi Kendal. Sementara ini, kami fokus pada tiga program, yakni penerbitan buku, pementasan seni, dan diskusi-diskusi seni budaya. Nah, kali pertama peluncuran buku, Alhamdulillah langsung meluncurkan dua buku sekaligus,” ungkap Muslichin, Ketua Lesbumi PCNU Kendal dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Jateng, Rabu (8/8/2018).

Muslichin yang juga Guru Sejarah SMA Negeri 2 Kendal ini, menambahkan,
penerbitan dua buku ini dikemas secara sederhana saja. Buku itu berawal dari hasil diskusi tentang Ramadan dan Kampung Halaman.

Berangkat dari obrolan itulah, para peserta diskusi berkeinginan bahwa apa saja yang telah ditemukan dan diobrolkan panjang-lebar tidak berhenti begitu saja.

Mereka sepakat mendokumentasikan terkait segala hal yang diobrolkan dalam diskusi itu menjadi sebuah buku.

“Maka lahirlah buku Ramadan di Kampung Halaman.Untuk kumpulan pantun Randu Alas, kami bekerjasama dengan Koruki Demak, salah satu komunitas yang serius menggerakkan literasi. Nah, kebetulan orangtua dari pemilik komunitas tersebut memiliki anak yang mondok di pesantren Al-Itqon," bebernya.

Dalam buku Ramadan di Kampung Halaman berisi 12 judul esai dari 12 penulis, di antaranya berjudul Aku dan Mercon Bumbung (Heri CS), Jalan-Jalan ke Gereja, Ngabuburit di Klenteng (Subhan Abidin), Kampung dan Ingatan Masa Kecil (Muslichin), Mangan Iwak Pitik (Muhamad Kundarto), Menuai Berkah Bulan Suci di Kota Santri (Muhammad Hilal Ibnu Hasan), Ramadan dan Ingatan Masa Kecil (M. Lukluk Atsmara Anjaina), Ramadan di Kampung Halaman (Setia Naka Andrian), Ramadan di Kampung Halaman Orang (M. Yusril Mirza), Ramadan dan Jatidiri Islam Kendal (Chadori Ichsan), Serba-Serbi Ramadan di Kampung (Najmah Munawaroh), Tradisi Silaturahmi yang Nyaris Terganti (Ermin Siti Nurcholis), dan Kampung Tani dan Pesantren Tanpa Papan Nama (Agus Susanto).

“Selepas penerbitan kedua buku ini, Lesbumi Kendal akan bergerak lagi untuk menunaikan beberapa penerbitan karya. Di antaranya buku kumpulan puisi, anekdot, cerita pendek, profil kiai, profil pesantren, dan beberapa penerbitan lain yang kiranya akan menjadi sumbangan dokumentasi sejarah tersendiri bagi khalayak,” tambah Bahrul Ulum A Malik, salah seorang motor penggerak Lesbumi PCNU Kendal.

Ditambahkan pula oleh Bahrul, dalam penerbitan-penerbitan karya selanjutnya tersebut, kelak juga akan diimbangi dengan ajang perlombaan karya, baik bagi pelajar, mahasiswa atau masyarakat umum.

“Sehingga nantinya, beberapa karya yang dibukukan juga telah melewati seleksi ketat dalam sebuah perlombaan. Sehingga secara tidak langsung, upaya kuantitas karya juga akan berimbang dengan kualitas sebuah karya,” pungkas Bahrul Ulum, yang juga seorang penyair dan sebentar lagi menerbitkan buku kumpulan puisinya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved