Liputan Khusus

Soal Dinasti Politiki, Yoyok Sukawi: Ini Kecelakaan Sejarah

Tak hanya Sukawi, sebagian keluarganya juga tak sedikit yang berkecimpung dalam dunia politik.

Soal Dinasti Politiki, Yoyok Sukawi: Ini Kecelakaan Sejarah
tribunjateng/suharno
Yoyok Sukawi CEO PT Mahesa Jenar Semarang 

TRIBUNJATENG.COM - Sukawi Sutarip, dikenal sebagai satu di antara politisi ulung di Jawa Tengah. Ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Semarang dua periode, 2000 - 2005 serta 2005 - 2010.

Tak hanya Sukawi, sebagian keluarganya juga tak sedikit yang berkecimpung dalam dunia politik.

Antara lain, kedua anaknya: Alamsyah Satyanegara Sukawijaya atau yang lebih dikenal sebagai Yoyok Sukawi, serta Kartina (Ina) Sukawati. Saat ini keduanya duduk sebagai anggota DPRD Jawa Tengah.

Yoyok yang merupakan anak kedua Sukawi, duduk sebagai Ketua Komisi E. Sedangkan, kakaknya, Ina Sukawati, merupakan anggota Komisi D DPRD Jateng.

Di samping itu, masih ada Swasti Aswagati (Asti), yang merupakan istri dari Yoyok, sebagai Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Semarang. Lalu, Wakil Ketua DPRD Pati, Joni Kurnianto, yang merupakan suami dari Ina Sukawati.

Keseluruhan keluarga Sukwi Sutarip yang menjadi anggota legislatif, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, berangkat dari satu gerbong: Partai Demokrat. Sebelum terjun menjadi politisi, Sukawi Sutarip dikenal sebagai pengusaha sukses di Jateng.

Yoyok Sukawi mengakui, keluarga besarnya banyak yang terjun menjadi politisi. Menurut dia, sejatinya, anggota keluarga yang terjun menjadi politisi hanya segelintir, dari sekian banyak anggota keluarga besarnya.

"Kalau dihitung-hitung dari keseluruhan keluarga besar, yang terjun menjadi politisi mungkin hanya sekitar lima persen. Sisanya banyak yang menjadi pengusaha," kata Yoyok, saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurut dia, politik erat kaitannya dengan popularitas dan elektabilitas. Dikatakan, keluarga Sukawi dikenal luas sebagai salah satu dinasti politik di Jateng, lantaran sebaran popularitasnya tak hanya di sekitar Kota Semarang, melainkan sebagian wilayah di Jateng.

"Sehingga, seolah-olah menggurita di mana-mana," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved