Musibah Kebakaran

Apotek di Jepara Terbakar, Bupati Achmad Marzuqi Datangi Lokasi

Apotek Prayogi yang terletak di Jalan Diponegoro nomor 47 Jepara terbakar, Minggu (12/8/2018) siang.

Apotek di Jepara Terbakar, Bupati Achmad Marzuqi Datangi Lokasi
TRIBUNJATENG/RIFQI GOZALI/ist
Apotek Prayogi yang terletak di Jalan Diponegoro nomor 47 Jepara terbakar, Minggu (12/8/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Apotek Prayogi yang terletak di Jalan Diponegoro nomor 47 Jepara terbakar, Minggu (12/8/2018) siang.

Dugaan awal penyebab kebakaran itu karena korsleting listrik yang berada di lantai dua.

Banyaknya material yang mudah terbakar membuat api cepat menjalar hingga melalap atap bangunan.

Kebakaran melanda apotek Prayogi di Jepara, Minggu 12 Agustus 2018
Kebakaran melanda apotek Prayogi di Jepara, Minggu 12 Agustus 2018 (TRIBUNJATENG/RIFQI GOZALI/IST)

Beruntung, seorang karyawan konter HP bernama Bayu Jeni yang kebetulan melintas, melihat kebakaran itu langsung sigap menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).

Petugas Damkar bersama BPBD bergerak sigap memadamkan api di bangunan yang berada di kawasan pertokoan yang berdempetan tersebut.

Alhasil, kebakaran ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa, karena sedang tutup dan pemilik tidak di lokasi. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Tadi sekitaran jam 10.15 WIB aku mau ke konter. Pas lagi parkir motor lihat asap keluar, ternyata kebakaran, terus si teman aku lari ke kantor pemadam kebakaran. Pas itu asap hitam sudah memenuhi jalan,” kata Bayu.

Ditanya penyebab kebakaran bangunan tersebut, Kepala Seksi Damkar, Surana mengatakan, selain dari kualitas kabel yang bukan peruntukannya, kabel- kabel tersebut juga seharusnya sudah diganti karena sudah tua dan mudah mengelupas.

Asap yang menjulang dari kebakaran itu, terlihat hingga halaman Pendapa RA Kartini.

Bupati Jepara Achmad Marzuqi langsung menuju ke lokasi kebakaran yang tidak jauh dari aktivitasnya.

Menurutnya, musibah kebakaran yang terjadi kali ini harus menjadi evaluasi dan pembelajaran seluruh masyarakat.

Agar lebih berhati-hati dan memperhatikan aspek keamanan instalasi sebuah jaringan listrik. "Kebakaran ini menjadi suatu pembelajaran bagi kita untuk lebih berhati-hati lagi apalagi mengenai instalasi listrik,” ujar Ahmad Marzuqi. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved