Liga 1
Kalah Lagi di Kandang, Begini Tanggapan Pelatih PSIS Vincenzo
PSIS Semarang gagal memanfaatkan kesempatan bermain di kandang sendiri usai takluk 1-2 atas tamunya Bhayangkara di lanjutan Liga 1 pekan ke 20.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra
TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - PSIS Semarang gagal memanfaatkan kesempatan bermain di kandang sendiri usai takluk 1-2 atas tamunya Bhayangkara di lanjutan Liga 1 pekan ke 20.
Dua gol Bhayangkara FC lahir melalui sepakan Herman Dzumafo di menit ke 15 dan Paulo Sergio ("49). Sementara gol PSIS Semarang lahir melalui Hari Nur Yulianto pada menit ke 53.
Kekalahan ini menjadi kekalahan ketiga PSIS saat bermain home.
Selain kalah dari Bhayangkara FC, PSIS sebelumnya kalah dari Persija Jakarta dan PS Tira.
Setelah kekalahan ini, PSIS masih tertahan di posisi 17 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 20 poin.
Seusai laga, pelatih PSIS, Vincenzo Alberto Annese mengatakan timnya memang tampil buruk saat menghadapi Bhayangkara.
Minus Ibrahim Conteh yang tidak bisa bermain disebutnya menjadi kerugian tersendiri timnya.
Pemain yang melapis, yaitu M Wahyu Fitrianto disebutnya belum mampu bermain sesuai strateginya.
Wahyu memang perlu beradaptasi lagi dalam tim sebab eks kapten Persis ini baru saja bergabung di putaran kedua Liga 1.
"Babak pertama kami bermain buruk. Pemain kurang melakukan pressing. Gol Bhayangkara tercipta karena Bayu terlambat mengantisipasi lawan yang melakukan crossing. Babak kedua, kami bermain lebih baik tapi kecolongan gol. Petar gagal menghentikan Paulo Sergio, yang kemudian berbuah gol," kata Vincenzo.
Usai kebobolan dua gol, Vincenzo mengatakan sebenarnya pemainnya menciptakan banyak peluang melalui tendangan bebas namun sia-sia.
Dalam laga berikutnya, ia berharap mental skuat asuhannya bisa kembali bangkit. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kiper-bhayangkara-fc-digotong-setelah-berbenturan_20180813_230728.jpg)