Korban Penipuan Apartemen D'Paragon Gugat Pengembang ke Pengadilan Niaga Semarang

pengembang apartemen PT D'paragon Labbaika Miranti digugat konsumennya ke Pengadilan Niaga Semarang.

Korban Penipuan Apartemen D'Paragon Gugat Pengembang ke Pengadilan Niaga Semarang
TRIBUN JATENG/HESTY IMANIAR
Kisruh Apartemen Royal D'Paragon 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Karena gagal memenuhi kewajiban menyerahkan apartemen sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakati, pengembang apartemen PT D'paragon Labbaika Miranti digugat konsumennya ke Pengadilan Niaga Semarang.

Dikatakan oleh, Panitera Muda Niaga, Pengadilan Tata Niaga Semarang, Afdlori, bahwa pihaknya membenarkan adanya gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh salah seorang konsumen perusahaan properti, yang bernama Ika Pawitra Miranti.

"Ya, sudah didaftarkan dan akan segera dilakukan pemanggilan kepada para pihak yang berperkara itu," katanya, Senin (13/8/2018).

Gugatan PKPU tersebut, bermula ketika pemohon Ika, membeli tiga apartemen di Royal D'paragon Residance Apartement yang berada di Jalan Setiabudi, Semarang, pada Juli 2016 lalu.

Pembelian tiga apartemen itu, mencapai nominal Rp 721 juta, yang telah dibayar lunas oleh pemohon.

Dalam perjanjian jual beli itu, termohon sebagai pengembang menjanjikan apartemen akan diserah terimakan pada 2018.

Namun, janji penyerahan tersebut tidak teralisasi, bahkan termohon diketahui telah menyerahkan pembangunan apartemen tersebut, ke pengembang lain, tanpa memberi tahukan kepada pembelinya terlebih dahulu.

Bahkan, termohon sendiri sempat menjanjikan untuk mengembalikan uang pembelian, kepada para konsumennya pada 28 Juli 2018. Namun hingga saat ini, hal itu tidak ada realisasinya.

Dalam permohonannya, pemohon meminta Pengadilan Niaga Semarang mengabulkan gugatan PKPU tersebut, dan menunjuk hakim pengawas, serta pengurus, yang akan menyelesaikan permasalahan itu. Tidak hanya itu, pemohon juga meyakini jika PKPU tersebut dikabulkan, maka termohon dapat merestrukturisasi utangnya.(hei)

Penulis: hesty imaniar
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved