Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mangkrak Dua Tahun, Proyek Jembatan Penghubung Pekalongan-Batang akan Dilanjut

Mangkrak Dua Tahun, Proyek Jembatan Penghubung Pekalongan-Batang akan Dilanjut mulai Agustus 2018

Penulis: dina indriani | Editor: iswidodo
tribunjateng/dina indriani
Jembatan penghubung antara Kabupaten Batang dengan Kabupaten Pekalongan, di Desa Pandansari, Kecamatan Warungasem sedang dalam pembangunan kembali, Selasa (14/8/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Proyek Pembangunan konstruksi jembatan penghubung antara Kabupaten Batang dengan Kabupaten Pekalongan yaitu dari Desa Pandansari, Kecamatan Warungasem dan Desa Karangdadap Kecamatan Karangdadap telah mangkrak selama dua tahun dikarenakan adanya permasalahan pada pelaksana proyek dan kurangnya dana pembangunan.

Setelah mendapatkan bantuan keuangan dari Pemprov Jateng proyek pembangunan jembatan penghubung dua kabupaten tersebut akan dikerjakan kembali.

"Dua tahun yang lalu pernah mendapatkan Bantuan keuangan dari Pemprov mangkrak karena ada masalah dari pelaksana proyek dan kurangnya dana, maka tahun ini kita anggarkan lagi untuk pembangunan. Oleh karena itu kita pastikan dan mengecek langsung agar tidak terjadi permasalahan yang sama," kata Bupati Wihaji saat sidak ke jembatan penghubung Desa Pandansari Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Selasa (14/8/2018).

Jembatan penghubung antara Kabupaten Batang dengan Kabupaten Pekalongan, di Desa Pandansari, Kecamatan Warungasem sedang dalam pembangunan kembali,  Selasa (14/8/2018)
Jembatan penghubung antara Kabupaten Batang dengan Kabupaten Pekalongan, di Desa Pandansari, Kecamatan Warungasem sedang dalam pembangunan kembali, Selasa (14/8/2018) (tribunjateng/dina indriani)

Dikatakannya, anggaran untuk melanjutkan proyek mangkrak tersebut dengan nilai Rp 6 miliar dan pelaksana proyek yang bermasalah sudah diblacklist.

Pembangunan juga dibantu kembali oleh Pemprov yang mengucurkan dana sebanyak Rp 3,8 miliar dan harapanya tahun ini selesai.

Pembangunan jembatan mulai dilaksanakan pada tanggal 2 Agustus dan target selesai pada November 2018.

"Yang jelas harus selesai dan jangan sampai mangkrak lagi, karena rakyat sudah dirugikan dengan mangkraknya jembatan tersebut," jelasnya.

Sementara, Kepala Seksi Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Batang, Endro Suryono mengatakan saat ini akan dibangun finish jembatan, karena du sudah 30 persen pembangunan tinggal melanjutkan sisanya mulai dari gelagarnya, hingga lantai jembatanya.

"Kalau dulu pembangunan proyeknya baru 30 persen, ini tinggal melanjutkan sisanya yaitu dengan panjang jembatan 22 meter dan lebar 9 meter," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved