Gempa Bumi

Universitas Ngudi Waluyo dan Alumni Bantu Korban Gempa di Pedalaman Lombok

Universitas Ngudi Waluyo dan Alumni Bantu Korban Gempa di Pedalaman Lombok, fokus pada layanan kesehatan dan logistik

Universitas Ngudi Waluyo dan Alumni Bantu Korban Gempa di Pedalaman Lombok
tribunjateng/ist
Universitas Ngudi Waluyo dan Alumni Bantu Korban Gempa di Pedalaman Lombok, fokus pada layanan kesehatan dan logistik 

TRIBUNJATENG.COM - Musibah gempa bumi yang terjadi di Lombok menjadi pusat perhatian dan keprihatinan masyarakat Indonesia dan dunia internasional.

Rasa kesadaran dan kemanusiaan menggerakkan berbagai elemen untuk memberikan bantuan kepada para korban Gempa Lombok.

Universitas Ngudi Waluyo (UNW) bekerjasama dengan Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBA) Ngudi Waluyo, bersama-sama terjun ke masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Barat.

UNW dan IKBA menurunkan tenaga medis dan bantuan obat-obatan dengan membawa program “Lombok, We Are There for You”. Bantuan fokus pada pelayanan kesehatan, pengobatan, perawatan luka serta pemberian logistik yang dilaksanakan di beberapa titik tempat terjadinya gempa bumi di NTB.

Selaku Koordinator Tim yang terdiri dari Gabungan Profesi Tenaga Kesehatan Perawat dan Apoteker dari Universitas Ngudi Waluyo ini, Ahmad Kholid mengungkapkan bahwa tujuan dari dibentuknya tim ini adalah untuk meningkatkan taraf kesehatan korban terdampak bencana.

Tim dari UNW dan IKBA secara intensif melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga terdampak gempa bumi.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 512 orang selama dua hari ini (14/8) rata-rata mereka mengalami penyakit darah tinggi, flu, demam, penyakit kulit, maag serta berkurangnya nafsu makan.

Menurut Ahmad Kholid, Tim dari UNW akan melakukan pengecekan secara bergilir di beberapa titik tempat terjadinya gempa di wilayah Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat.

“Kita juga langsung terjun ke masyarakat yang sama sekali belum mendapatkan penanganan medis terutama di pedalaman” kata Ahmad Kholid dalam rilis kepada tribunjateng.com.

Dia menghimbau kepada pihak terkait, khususnya tim medis untuk masuk ke pelosok dan melihat kondisi korban gempa yang masih membutuhkan kiprah tim medis, pungkasnya. (*)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved