Liga 2

Ini Dia Pelatih Baru Persis Solo Pengganti Jafri Sastra

Persis Solo kini telah memiliki pelatih baru usai memecat Jafri Sastra. Manajemen Laskar Sambernyawa resmi menunjuk Agus Yuwono

Ini Dia Pelatih Baru Persis Solo Pengganti Jafri Sastra
tribunjateng/franciskus ariel setiaputra/ist
Sekjen Persis Solo, Dedi M Lawe (Kiri) dan Arif Yanggi Rahman (Kanan) bersalaman seusai penandatanganan kontrak kerja, Jumat (27/4/2018) 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Persis Solo kini telah memiliki pelatih baru usai memecat Jafri Sastra. Manajemen Laskar Sambernyawa resmi menunjuk Agus Yuwono untuk melatih Persis Solo di sisa kompetisi Liga 2.

"Mulai hari ini (kemarin, Red) kami perkenalkan coach Agus Yuwono sebagai pelatih kepala Persis Solo," kata Sekretaris Jenderal Persis Solo, Dedy M Lawe di kantor Persis Solo, Rabu (15/8).

Agus Yuwono yang berasal dari Malang ini pernah membesut Persik Kendal, Persegres Gresik United dan Perseru Serui. Dirinya turut berperan menyelamatkan Perseru dari jurang degradasi Liga 1 musim lalu.

Terkait kontraknya di Persis Solo, Agus mengatakan sudah dihubungi sejak pekan lalu. "Saya sudah dihubungi manajemen Persis sejak Minggu lalu, dan dengan berbagai pertimbangan saya menerima tawaran ini," kata dia.

Agus menganggap pergantian pelatih di suatu klub sepak bola adalah hal yang wajar. "Pergantian pelatih itu wajar di klub profesional, saya pernah diganti dan saya juga pernah mengganti, "ujar Agus.

Selain mengumumkan nama pelatih, Dedy juga mengungkapkan alasan memberhentikan Jafri Sastra. Dia mengatakan tidak memakai lagi jasa Jafri bukan karena alasan teknis.

“Tidak ada penilaian teknis dalam keputusan tersebut, coach Jafri pelatih yang baik, profesional, dan bertanggung jawab," kata Dedy. Dia menambahkan keputusan mengganti Jafri Sastra datang dari pemilik Persis Solo, Sigid Haryo Wibisono.

"Pak Sigid tentu punya pandangan sendiri dan lebih tahu kenapa dia memutuskan harus ada pergantian pelatih. Bisa jadi memang karena grafik permainan Persis menurun drastis saat ini,” kata Dedy.

Menurutnya, mungkin pemilik klub ingin ada penyegaran dan perbaikan menjelang bergulirnya lagi Liga 2. “Pak Sigit punya alasan subyektif mengenai pergantian ini, dan ini merupakan hak prerogatif pemilik,” kata dia. (tribunjateng/cetak/tribunnews)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved