Anerusi Angkat Kisah Penderita HIV/AIDS, Terinspirasi Sosok Magdalena

Buku ini mengisahkan seorang perempuan yang mendirikan rumah untuk para penderita HIV/AIDS

Tribunjateng.com/Bare Kingkin Kinamu
Sri Anerusi, Penulis Buku Rumah Untuk Aira, yang memiliki keseharian berkecimpung di dunia kesehatan, Jumat (17/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - "Pekerjaan besar dimulai dengan pekerjaan kecil, pengalaman panjang dimulai dengan langkah awal," itulah pembuka tulisan buku Rumah Untuk Aira yang ditulis oleh Sri Anerusi.

Anerusi, penulis buku Rumah Untuk Aira terinspirasi oleh sosok Magdalena.

Hal tersebut diungkapkan kepada Tribunjateng.com, perempuan yang sehari-hari berkecimpung di dunia kesehatan di Semarang ini ingin sekali membantu orang yang nasibnya kurang beruntung.

"Impian saya buku-buku ini bisa dibaca banyak orang, hasilnya nanti untuk rumah Aira," tutur Sri Anerusi, Jumat (17/8/2018).

Buku ini mengisahkan seorang perempuan yang mendirikan rumah untuk para penderita HIV/AIDS.

"Sosok Magdalena ini sangat inspiratif. Lulusan SMK tapi mampu memberikan manfaat kepada orang lain," jelas Anerusi.

Sebagai orang yang berkecimpung di dunia kesehatan, Anerusi juga mengungkapkan perjuangan penderita HIV/ AIDS pada buku tersebut.

Sudut pandang negatif masyarakat tentang penderita HIV/AIDS perlu diubah.

Buku dengan tebal 95 halaman ini mengisahkan perjalanan para pendertia HIV/AIDS, satu di antaranya yakni Aira, seorang balita yang tidak bisa memilih terlahir dengan kondisi yang sempurna.

"Di buku ini saya ingin semua orang membaca tentang kisah liku penderita HIV/AIDS," jelasnya. (*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved