OPINI

OPINI PRAMUDJI: Plan S Brigade SS (Stoottroep Semarang)

Staf 1 yang beranggotakan pejuang wanita bergerak keluar masuk Kota Semarang menyamar sebagai pedagang sayur gendong.

OPINI PRAMUDJI: Plan S Brigade SS (Stoottroep Semarang)
TRIBUN JATENG
Opini Pramudji Sekretaris DPD AMPI Jawa Tengah 

Sudiarto memerintahkan pasukannya untuk wingate dalam formasi per regu dari kedudukannya semula. Diharapkan sudah harus berada di daerah persiapan (DP) pinggiran kota pada awal bulan Agustus.

Pembagian sektor sudah dilakukan dengan rapi demikian juga dukungan dari pasukan kawan. Plan S ini secara resmi mendapat persetujuan dan dukungan dari GM/DMI II Kolonel Gatot Subroto dengan mengirim Batalyon Mohamad Anwar bergabung.

Letda Purn S.Soeparto penyusun buku Album ke IV Perang Kemerdekaan ke II mengisahkan bahwa meski dengan perantaraan komunikasi melalui kurir penempatan pasukan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Dislokasi pasukan adalah sebagai berikut:

1. Batalyon Moenadi bertugas merebut dan menduduki pelabuhan, apabila gagal daerah pengunduran ditentukan di Genuk Sayung dan sekitarnya.

2. Batalyon Darmono merebut daerah Semarang Timur dan Tengah, daerah pengunduran ditetapkan di daerah Mranggen

3. Batalyon Yusmin merebut dan menduduki Semarang Barat, sektor ini akan mendapatkan dukungan dari kompi Ciptono dan kompi Subagio dari Brigade Ahmad Yani yang akan melakukan gerakan imbangan dengan merebut Kendal dan sekitarnya, daerah pengunduran ditetapkan di Kaliwungu

4. Batalyon Maladi Yusuf merebut daerah Mrican, Jomblang, Candi Baru dan Gajah Mungkur, daerah pengunduran ditetapkan di Mranggen

5. Batalyon Basuno dan Moh Anwar merebut dan menduduki tangsi militer di Jatingaleh. Sektor ini akan mendapatkan perkuatan 2 kompi dari Brigade Suadi di bawah pimpinan Kapten Sumarto. Untuk pengunduran ditetapkan daerah Mranggen timur

Sedang di dalam kota, pasukan Combat Inteligen sudah terbentuk dan bergerak jauh sebelumnya dipimpin oleh Letnan S.Soeparto. Staf 1 yang beranggotakan pejuang wanita bergerak keluar masuk Kota Semarang menyamar sebagai pedagang sayur gendong bertugas mencari informasi posisi dan situasi musuh, dikoordinir oleh Soewarni Soeparmi, Soekini, Roestidarti, dan Titik Soebekti. Mereka bergerak di bawah tanah dan terbagi dalam 4 pos.

Halaman
1234
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved